Beranda Metropolis RSUD Aceh Tamiang Gelap Total, Lansia dan Bayi Baru Lahir Terjebak Tanpa...

RSUD Aceh Tamiang Gelap Total, Lansia dan Bayi Baru Lahir Terjebak Tanpa Listrik: Kondisi Kian Mengkhawatirkan

RSUD Aceh Tamiang Gelap Total, Lansia dan Bayi Baru Lahir Terjebak Tanpa Listrik
RSUD Aceh Tamiang Gelap Total, Lansia dan Bayi Baru Lahir Terjebak Tanpa Listrik

REALITANYANEWS, ACEH — Kondisi di RSUD Aceh Tamiang kini benar-benar memasuki fase darurat. Rumah sakit rujukan satu-satunya di wilayah tersebut gelap total setelah aliran listrik padam akibat bencana. Ini bukan sekadar mati lampu seluruh sistem medis kolaps, mulai dari IGD, ruang rawat inap, hingga fasilitas vital lainnya.

Dalam unggahan Instagram @/ndrfrhh, terlihat jelas bagaimana rumah sakit berubah menjadi tempat pengungsian yang jauh dari kata layak. Akses menuju RSUD tertutup lumpur tebal, membuat kendaraan bantuan mustahil menembus lokasi. Akibatnya, distribusi logistik terhenti dan ratusan pengungsi di dalam gedung mulai kehabisan persediaan makanan.

Yang membuat situasi kian menyayat hati, di antara para pengungsi terdapat lansia yang sudah tidak mampu berdiri, serta bayi baru lahir yang seharusnya mendapatkan perawatan intensif lengkap dengan inkubator dan penerangan medis. Namun realitasnya, mereka hanya bergantung pada cahaya ponsel warga dan bertahan di ruangan pengap tanpa listrik sama sekali.

“Sudah delapan hari mereka bertahan dalam kondisi seperti ini. Tanpa makanan layak. Tanpa ventilasi memadai. Tanpa penerangan,” ucap seseorang dalam video yang beredar.

Mereka bukan menunggu belas kasihan mereka menunggu tindakan cepat dari pihak berwenang.

Situasi ini tidak lagi soal keterlambatan bantuan. Ini soal ancaman nyata terhadap nyawa para pasien, lansia, bayi, pengungsi, dan juga tenaga medis yang kelelahan.

Setiap jam yang berlalu membuat keadaan semakin genting. Pemerintah daerah maupun pusat harus bergerak sekarang bukan besok, bukan nanti.

Ini bukan sekadar bencana alam. Ini adalah alarm darurat yang semestinya sudah mengguncang meja para pengambil keputusan.

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini