
REALITANYANEWS, AMSTERDAM – Klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, resmi membuat kejutan di jendela transfer Januari 2026 dengan memboyong kiper utama Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Kabar kepulangan Paes ke Belanda dikonfirmasi oleh surat kabar Algemeen Dagblad. Kiper berusia 27 tahun tersebut dilaporkan telah mencapai kesepakatan personal dan akan menandatangani kontrak berdurasi tiga setengah tahun di Johan Cruyff Arena.
Mahar Transfer Maarten Paes ke Ajax
Untuk memulangkan Paes dari klub MLS, FC Dallas, Ajax dilaporkan harus merogoh kocek sebesar 1,25 juta euro atau setara dengan Rp24 miliar.
Meski angka tersebut tergolong kecil bagi klub sekelas Ajax, media Belanda Football Transfers edisi Kamis (29/1/2026) justru memberikan kritik pedas. Mereka menyebut Ajax “tertipu” oleh FC Dallas terkait nominal transfer tersebut.
"Mengingat biaya transfer sebesar 1,25 juta euro, tampaknya Ajax pada dasarnya ditipu oleh FC Dallas," tulis Football Transfers.Klaim tersebut didasari pada data Estimasi Nilai Transfer (Estimated Transfer Value) Paes yang seharusnya berada di angka 900 ribu euro atau sekitar Rp18 miliar.

Alasan Ajax Rekrut Kiper Timnas Indonesia
Keputusan Ajax berburu kiper baru bukan tanpa alasan. Saat ini, De Godenzonen tengah dilanda krisis di bawah mistar gawang setelah:
- Remko Pasveer hengkang ke Heracles Almelo.
- Vitezslav Jaros akan kembali ke Liverpool setelah masa pinjamannya berakhir.
Namun, jurnalis ESPN Cristian Willaert memprediksi bahwa Paes tidak akan langsung menjadi pilihan utama. Ia diproyeksikan sebagai kiper pelapis berpengalaman bagi penjaga gawang utama baru yang masih dalam radar perburuan Ajax.

Pengaruh Jordi Cruyff dan Kedekatan dengan PSSI
Kepindahan Maarten Paes ke Ajax disinyalir kuat karena campur tangan Jordi Cruyff. Direktur Teknik baru Ajax tersebut juga menjabat sebagai penasihat PSSI, sehingga ia paham betul kualitas Paes yang telah mencatatkan 10 caps bersama Timnas Indonesia.
Selain itu, ada pengaruh dari Denny Landzaat, sosok yang pernah bekerja sebagai asisten pelatih di Timnas Indonesia.
Kembalinya Paes ke Eredivisie merupakan momen “pulang kampung”. Sebelumnya, kiper bertinggi 191 cm ini mengawali karier di NEC Nijmegen (2016) dan FC Utrecht (2018) sebelum merantau ke Amerika Serikat selama empat musim terakhir.
Sumber: Football Transfers
BACA JUGA:
- Warga Israel Murka Usai Trump Capai Kesepakatan Damai dengan Iran: “Kami Dikhianati”
- DJP Soroti Potensi Kehilangan Pajak dari Program MBG, Surat Kepala BGN Lama Jadi Perhatian
- Cedera Raphinha Jadi Pukulan bagi Brasil dan Barcelona di Piala Dunia 2026
- Dokter Tifa Ditangkap Saat Ikuti Ujian S3 FKUI, Tim Hukum Pertanyakan Dasar Penangkapan
- Raih Anugerah Sahabat Pers SMSI 2026, Wali Kota Yamin Sebut Media Mata dan Telinga Kepala Daerah












