
REALITANYANEWS, BANJARMASIN – Kepadatan lalu lintas saat jam sibuk atau rush hour menjadi tantangan yang dihadapi banyak pengendara setiap hari. Kondisi ini umumnya terjadi pada pagi hari ketika masyarakat berangkat beraktivitas dan sore hari saat kembali ke rumah. Tingginya volume kendaraan sering kali membuat pengendara terburu-buru sehingga meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.
Sebagai bentuk komitmen dalam mengampanyekan budaya keselamatan berkendara, PT Trio Motor melalui kampanye Sinergi Bagi Negeri kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip #Cari_Aman, khususnya saat melintas di tengah kepadatan lalu lintas.
Edukasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Honda dalam meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama saat berkendara, terlepas dari kondisi jalan maupun tuntutan waktu.
Pada jam-jam sibuk, pengendara kerap dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari kemacetan, tingginya jumlah kendaraan di jalan, hingga perilaku pengguna jalan yang cenderung lebih agresif. Karena itu, diperlukan kesiapan fisik, mental, serta kemampuan mengantisipasi berbagai potensi bahaya yang dapat muncul selama perjalanan.
Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah mengatur waktu keberangkatan lebih awal. Dengan manajemen waktu yang baik, pengendara tidak perlu terburu-buru dan dapat mengambil keputusan dengan lebih tenang selama perjalanan. Selain itu, pengendara juga diimbau untuk menghindari perpindahan jalur secara mendadak yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan juga menjadi faktor penting, terutama ketika kondisi lalu lintas sedang padat. Jarak aman memberikan ruang dan waktu reaksi yang cukup apabila terjadi pengereman mendadak atau situasi tak terduga di depan kendaraan.
Selain itu, pengendara perlu tetap fokus terhadap kondisi sekitar dan mengantisipasi pergerakan kendaraan lain yang sewaktu-waktu dapat berubah arah secara tiba-tiba.
Di tengah kemacetan, tidak sedikit pengendara yang terpancing untuk berkendara secara agresif, seperti menyalip secara berlebihan atau memaksakan masuk ke celah kendaraan yang sempit. Padahal, perilaku tersebut justru dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

PIC Safety Riding PT Trio Motor, Yoga Prabowo, menegaskan bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama, terutama saat berkendara di jam-jam dengan tingkat kepadatan kendaraan yang tinggi.
“Sering kali pengendara merasa harus bergerak lebih cepat saat jam sibuk karena khawatir terlambat sampai tujuan. Padahal, keputusan yang terburu-buru justru dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Kami mengajak masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, tetap fokus selama berkendara, menjaga jarak aman, dan tidak mudah terpancing oleh kondisi lalu lintas di sekitar. Ingat, lebih baik tiba beberapa menit lebih lambat daripada harus menghadapi risiko yang dapat membahayakan keselamatan,” ujar Yoga Prabowo.Melalui kampanye Sinergi Bagi Negeri dan semangat Contribution to The Nation, PT Trio Motor terus menghadirkan berbagai program edukasi keselamatan berkendara yang relevan dengan kondisi sehari-hari masyarakat.
Dengan semakin meningkatnya kesadaran untuk menerapkan prinsip #Cari_Aman, Honda berharap dapat mendorong terciptanya budaya berlalu lintas yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
BACA JUGA:
- Rush Hour Tetap #Cari_Aman, Honda Bagikan Tips Berkendara Aman di Tengah Padatnya Aktivitas
- MTsN 2 Kota Banjarmasin Tindak Lanjuti Edaran Kanwil Kemenag Kalsel, Siswa Diminta Aktif Praktik Keagamaan Selama Libur Sekolah
- MTsN 2 Kota Banjarmasin Beri Penghargaan kepada Empat Guru Purna Tugas
- Honda Trio Motor Kolonel Gelar Workshop Dimsum, Dorong Kreativitas dan Peluang Usaha Masyarakat
- Honda Bekali Siswa SMKN 2 Banjarmasin dengan Edukasi Safety Riding, Tanamkan Budaya #Cari_Aman Sejak Dini














