Beranda Metropolis Gianni Infantino Balas Kritik Piala Dunia 2026: Penebar Isu Disebut Menebar Kebencian

Gianni Infantino Balas Kritik Piala Dunia 2026: Penebar Isu Disebut Menebar Kebencian

Komite Olimpiade Internasional (IOC) menyatakan tidak akan menggelar penyelidikan terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino.(AFP/FREDERIC J BROWN)
Komite Olimpiade Internasional (IOC) menyatakan tidak akan menggelar penyelidikan terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino.(AFP/FREDERIC J BROWN)

REALITANYANEWS, JAKARTA – Presiden FIFA Gianni Infantino angkat bicara terkait berbagai kritik yang mengiringi penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Melalui unggahan panjang di media sosial, Infantino membela FIFA sekaligus menyindir pihak-pihak yang menurutnya lebih memilih menyebarkan kebencian dan rumor daripada menikmati gelaran sepak bola terbesar di dunia.

Pernyataan tersebut muncul setelah FIFA mendapat sorotan terkait sejumlah kontroversi selama Piala Dunia 2026. Beberapa di antaranya menyangkut keputusan disiplin pemain, persoalan visa, hingga dugaan campur tangan politik dalam sejumlah kasus.

Dalam unggahan Instagram yang terdiri atas 15 slide, Gianni Infantino menyampaikan pesan keras kepada pihak-pihak yang selama ini melontarkan kritik terhadap FIFA.

Ia menilai sebagian media dan pengamat telah menyebarkan informasi yang tidak benar serta membangun narasi negatif mengenai penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Menurut Infantino, ketika para pengkritik sibuk menyampaikan tudingan, FIFA justru bekerja keras memastikan turnamen berjalan aman dan lancar.

Ia juga menyebut Piala Dunia 2026 telah menghadirkan kebahagiaan bagi jutaan suporter yang hadir langsung di stadion maupun miliaran penonton yang menyaksikan pertandingan dari berbagai penjuru dunia.

Momen itu juga disaksikan Presiden FIFA Gianni Infantino yang turut hadir di pertandingan Iran vs Kosta Rika. (AP Photo/Riza Ozel)
Momen itu juga disaksikan Presiden FIFA Gianni Infantino yang turut hadir di pertandingan Iran vs Kosta Rika. (AP Photo/Riza Ozel)

Infantino Klaim Piala Dunia 2026 Berlangsung Aman

Gianni Infantino menyebut lebih dari tujuh juta penonton dari lebih dari 200 negara telah menghadiri pertandingan Piala Dunia 2026 yang digelar di 16 kota tuan rumah di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Ia menegaskan turnamen berlangsung tanpa kekerasan maupun gangguan keamanan besar.

Menurut Infantino, sepak bola justru mampu menyatukan berbagai bangsa dan menjadi simbol persatuan di tengah perbedaan.

Presiden FIFA itu juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah tiga negara tuan rumah, aparat keamanan, sukarelawan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Gianni Infantino, Presiden FIFA, melambaikan tangan kepada penonton sebelum pertandingan babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 antara CR Flamengo dan FC Bayern München di Hard Rock Stadium pada 29 Juni 2025 di Miami Gardens, Florida. (Michael Reaves/Getty Images via AFP)
Gianni Infantino, Presiden FIFA, melambaikan tangan kepada penonton sebelum pertandingan babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 antara CR Flamengo dan FC Bayern München di Hard Rock Stadium pada 29 Juni 2025 di Miami Gardens, Florida. (Michael Reaves/Getty Images via AFP)

Singgung Kritik Visa dan Keputusan Disiplin

Dalam pernyataannya, Infantino turut menanggapi kritik mengenai kebijakan visa selama Piala Dunia 2026.

Ia mengakui terdapat sebagian orang yang tidak diizinkan masuk ke negara tuan rumah. Namun, Infantino menilai publik cenderung mengabaikan fakta bahwa jutaan visa telah berhasil diterbitkan selama turnamen berlangsung.

Selain persoalan visa, ia juga membela sejumlah keputusan kontroversial wasit dan Komite Disiplin FIFA.

Salah satu kasus yang disinggung berkaitan dengan Folarin Balogun yang sebelumnya menjadi sorotan dalam kontroversi keputusan disiplin selama turnamen.

Infantino menilai perdebatan mengenai kartu merah, hukuman, maupun pembatalan sanksi merupakan hal yang biasa terjadi dalam sepak bola.

Menurutnya, keputusan-keputusan kontroversial juga kerap muncul dalam kompetisi domestik dan liga-liga besar di berbagai negara.

Berdiri di samping Trofi Piala Dunia, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan pidato pada pertemuan musim dingin Konferensi Walikota AS pada 29 Januari 2026 di Washington, DC. Infantino mempromosikan Piala Dunia 2026, yang akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menyoroti potensi manfaatnya bagi kota dan komunitas tuan rumah. (Alex Wong/Getty Images via AFP)
Berdiri di samping Trofi Piala Dunia, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan pidato pada pertemuan musim dingin Konferensi Walikota AS pada 29 Januari 2026 di Washington, DC. Infantino mempromosikan Piala Dunia 2026, yang akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menyoroti potensi manfaatnya bagi kota dan komunitas tuan rumah. (Alex Wong/Getty Images via AFP)

Kritik terhadap FIFA Diprediksi Berlanjut

Pernyataan Gianni Infantino diperkirakan belum akan menghentikan gelombang kritik terhadap FIFA.

Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) sebelumnya telah memastikan akan mengajukan pengaduan resmi kepada Komite Etik FIFA terkait dugaan campur tangan politik dalam kasus Folarin Balogun.

Hubungan FIFA dengan UEFA juga dikabarkan memanas setelah badan sepak bola Eropa tersebut menilai FIFA telah melewati batas dalam menangani sejumlah kasus disiplin selama Piala Dunia 2026.

Sorotan lain masih tertuju pada investigasi terhadap tindakan sejumlah pemain Argentina setelah final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.

Sebelumnya, surat Gianni Infantino kepada Federasi Sepak Bola Argentina yang berisi pujian terhadap profesionalisme tim juga menuai kritik.

Surat tersebut dinilai sejumlah pihak tidak sejalan dengan insiden keributan yang terjadi setelah pertandingan final.

Dengan berbagai kontroversi yang masih bergulir, pembelaan Gianni Infantino terhadap FIFA menjadi respons langsung atas kritik yang terus bermunculan sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Sumber: SportBible

BACA JUGA:

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini