Beranda KALSEL Lebih dari 10 Tahun Tak Dikeruk, Pemkot Banjarmasin Kembalikan Fungsi Kolam Taman...

Lebih dari 10 Tahun Tak Dikeruk, Pemkot Banjarmasin Kembalikan Fungsi Kolam Taman Kamboja

Pengerukan Kolam Taman Kamboja Kembali Dilakukan Setelah Lebih dari 10 Tahun. Foto Dok Istimewa
Pengerukan Kolam Taman Kamboja Kembali Dilakukan Setelah Lebih dari 10 Tahun. Foto Dok Istimewa

REALITANYANEWS, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai melakukan pengerukan kolam Taman Kamboja, Senin (7/9/2026). Pekerjaan tersebut dilakukan untuk mengangkat sedimentasi yang telah menumpuk sekaligus mengoptimalkan kembali fungsi kolam sebagai ruang retensi air di tengah Kota Banjarmasin.

Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR mengatakan, pengerukan menjadi bagian dari upaya pemerintah mengembalikan kapasitas tampung kolam yang selama lebih dari satu dekade tidak mendapatkan pengerukan secara menyeluruh.

“Hari ini kita melakukan pengerukan kolam di Taman Kamboja yang diperkirakan mungkin sudah lebih dari 10 tahun tidak pernah dikeruk secara menyeluruh,” ujar Yamin dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).

Menurut Yamin, sedimentasi yang menumpuk di dasar kolam secara perlahan mengurangi ruang yang tersedia untuk menampung air. Karena itu, material sedimentasi tersebut perlu diangkat agar kapasitas kolam dapat kembali dimaksimalkan.

“Kita ingin mengembalikan fungsi kolam ini sebagai ruang retensi air di tengah kota. Sedimentasi yang menumpuk kita angkat agar daya tampungnya bertambah,” katanya.

Kolam Taman Kamboja Jadi Ruang Retensi Air

Pengerukan kolam Taman Kamboja tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan kawasan taman. Pemerintah Kota Banjarmasin juga menempatkannya sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pengendalian air di kawasan perkotaan.

Dengan kapasitas tampung yang lebih optimal, kolam diharapkan mampu menahan sementara limpasan air ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi.

Fungsi tersebut menjadi penting bagi Banjarmasin yang memiliki karakter wilayah dengan sistem tata air yang sangat bergantung pada keberadaan sungai, drainase, kolam, serta ruang-ruang retensi.

Yamin mengatakan, optimalisasi berbagai infrastruktur tersebut diperlukan agar pengendalian air tidak hanya mengandalkan satu jenis infrastruktur.

“Sehingga ketika hujan deras kolam ini dapat menahan sementara limpasan air dan membantu mengurangi genangan,” tegasnya.

Pengendalian Air Banjarmasin Dilakukan Bertahap

Yamin menegaskan, pembenahan sistem pengendalian air di Banjarmasin akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Menurutnya, keberadaan sungai, jaringan drainase, hingga ruang retensi memiliki fungsi yang saling berkaitan dalam mengelola aliran air di kawasan perkotaan.

“Ini bagian dari upaya kita membenahi pengendalian air di Banjarmasin. Sungai, drainase, dan ruang-ruang retensi harus kita optimalkan bersama. Insyaallah kita kerjakan bertahap dan berkelanjutan,” kata Yamin.

Karena itu, pengerukan Kolam Taman Kamboja menjadi salah satu langkah untuk mengembalikan kapasitas ruang tampung air yang berada di tengah kota.

Pengerukan Jadi Bagian dari Penataan Sistem Tata Air

Selama bertahun-tahun, sedimentasi yang menumpuk di dasar kolam membuat ruang tampung air semakin berkurang. Melalui pengerukan, Pemerintah Kota Banjarmasin berupaya membuka kembali kapasitas kolam sehingga fungsi retensinya dapat berjalan lebih optimal.

Upaya tersebut juga menunjukkan bahwa pengelolaan kawasan Taman Kamboja tidak hanya berkaitan dengan fungsi ruang terbuka dan estetika kota. Kolam yang berada di dalam kawasan tersebut memiliki peran dalam mendukung sistem tata air perkotaan.

Optimalisasi ruang retensi menjadi semakin penting ketika kawasan perkotaan menghadapi limpasan air dalam jumlah besar saat hujan deras.

Pemerintah Kota Banjarmasin pun terus mendorong pengelolaan berbagai infrastruktur pengendalian air secara terintegrasi, mulai dari sungai, drainase hingga kolam retensi.

Dengan pengerukan yang kembali dilakukan setelah lebih dari 10 tahun, Kolam Taman Kamboja diharapkan dapat kembali memiliki kapasitas tampung yang lebih baik dan menjalankan fungsinya sebagai salah satu ruang retensi air di Kota Banjarmasin.

BACA JUGA:

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini