
REALITANYANEWS, BANJARMASIN – Rumah produksi Kaya Films kembali menghadirkan karya film terbaru berjudul “RASI: Arah Pulang”. Film pendek yang disutradarai Muhammad Randy tersebut mengangkat kisah petualangan tiga pemuda di tengah laut, dengan memadukan tradisi masyarakat pesisir, ujian ketaatan, serta kearifan alam melalui navigasi bintang.
Film bergenre drama, fiksi, dan petualangan ini dijadwalkan tayang pada 2026. Mengambil latar wilayah pesisir Kalimantan Selatan, “RASI: Arah Pulang” membawa penonton untuk melihat hubungan manusia dengan alam sekaligus pentingnya menjaga pengetahuan tradisional yang diwariskan antargenerasi.
Sebelumnya, Muhammad Randy bersama Kaya Films berhasil menorehkan prestasi melalui film pendek “Dibalik Tajau”. Film tersebut meraih Juara II Lomba Film Kebudayaan Banjar 2026 yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin.
Film “Dibalik Tajau” mendapat apresiasi dari dewan juri karena dinilai mampu mengangkat kebudayaan Banjar bukan sekadar sebagai latar cerita, melainkan menjadi inti konflik yang membangun keseluruhan narasi.
Mengangkat tajau sebagai objek budaya, film tersebut menghadirkan gambaran mengenai semakin memudarnya salah satu warisan budaya masyarakat Banjar di tengah perubahan zaman dan modernisasi.
Muhammad Randy mengatakan, ide film “Dibalik Tajau” berawal dari keresahan tim produksi terhadap keberadaan tajau yang kini semakin sulit ditemukan.
Menurutnya, tajau dahulu memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Banjar. Wadah berbahan tanah liat tersebut digunakan untuk menampung air sungai yang dimanfaatkan dalam kebutuhan sehari-hari.
Namun, seiring perkembangan zaman, fungsi tajau perlahan tergantikan oleh tandon air dan berbagai wadah berbahan plastik.

Sinopsis “RASI: Arah Pulang”
“RASI: Arah Pulang” berkisah tentang tiga pemuda, yakni Rasi, Baco, dan Amin, yang mendapat tugas sakral dari Tetua Desa bernama Daeng Makulasse.
Ketiganya ditugaskan melaksanakan Mappanretassi, sebuah upacara adat berupa ungkapan syukur dan pemberian seserahan kepada laut.
Setelah ritual selesai dilaksanakan, Rasi, Baco, dan Amin memulai perjalanan pulang menggunakan perahu milik Baco. Namun, perjalanan mereka berubah menjadi petualangan penuh tantangan ketika badai tiba-tiba menerjang lautan.
Awan hitam pekat menyelimuti langit dan membuat perjalanan semakin sulit. Dalam situasi tersebut, kompas yang menjadi satu-satunya petunjuk arah jatuh ke dasar laut.
Ketiganya pun terombang-ambing di tengah lautan tanpa mengetahui arah pulang.
Saat keadaan mulai tenang dan harapan semakin menipis, Rasi mengamati langit malam dan melihat sebuah bintang jatuh. Momen tersebut mengingatkannya pada ilmu rasi bintang yang pernah diajarkan oleh sang ayah.
Berbekal pengetahuan tersebut, Rasi mulai membaca gugusan bintang untuk menentukan arah. Bersama Baco dan Amin, ia berusaha mengendalikan kemudi perahu melewati luasnya lautan.
Kerja sama, keberanian, serta penghormatan terhadap kearifan alam akhirnya membawa mereka menemukan arah yang benar. Daratan desa pun kembali terlihat di horizon, menyambut kepulangan ketiganya dengan selamat.
Angkat Budaya Pesisir Kalimantan Selatan
Film pendek ini mengambil latar di Desa Rampa, Kotabaru, Kalimantan Selatan, wilayah yang dikenal memiliki kekayaan budaya bahari.
Penggunaan bahasa Banjar dengan takarir bahasa Indonesia turut memperkuat identitas lokal yang dihadirkan dalam film.
Dengan durasi sekitar 10–15 menit, “RASI: Arah Pulang” tidak hanya menyajikan kisah petualangan, tetapi juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga tradisi, memahami navigasi tradisional berbasis kearifan lokal, serta membangun ikatan persahabatan ketika menghadapi situasi krisis.
Melalui film ini, Kaya Films berharap karya tersebut dapat menjadi tontonan yang menghibur sekaligus media edukasi budaya bagi generasi muda.
Film “RASI: Arah Pulang” juga diharapkan mampu memperkenalkan tradisi Mappanretassi serta pengetahuan navigasi astronomi tradisional Indonesia kepada masyarakat secara lebih luas.
Data Film
- Judul: RASI: Arah Pulang
- Rumah Produksi: Kaya Films
- Sutradara: Muhammad Randy
- Genre: Drama, Fiksi, dan Petualangan
- Durasi: 10–15 menit
- Lokasi: Desa Rampa, Kotabaru, Kalimantan Selatan
- Bahasa: Banjar dengan takarir bahasa Indonesia
- Jadwal Tayang: 2026
BACA JUGA:
- 69 Korban Selamat KM Virgo 08 Tiba di Banjarmasin
- Wali Kota Banjarmasin Kawal Langsung Rencana Evakuasi KM Virgo 08
- Kaya Films Kembali Hadirkan Karya Film, Angkat Adat dan Navigasi Bintang Lewat “RASI: Arah Pulang”
- Honda Trio Motor Ajak Jurnalis, Komunitas, dan Konsumen Rayakan Hari Pelanggan Nasional Lewat Fun Padel
- Honda Trio Motor Hadirkan Honda Modif Contest 2026, Ribuan Pengunjung Ramaikan Lapangan Murjani












