REALITANYANEWS, JAKARTA – Pemerintah Indonesia terus mendorong masuknya investasi besar di sektor pusat data kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Sejumlah perusahaan teknologi global (Big Tech) disebut mulai mengincar Indonesia sebagai lokasi pengembangan data center AI, dengan nilai investasi yang diproyeksikan mencapai US$15–20 miliar atau sekitar Rp270 triliun hingga Rp360 triliun.
Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Kadin Indonesia Monthly Economic Diplomatic Breakfast bertajuk Beyond Uncertainty: Building Indonesia’s Next Economy.

Indonesia Jadi Pasar AI Terbesar Keempat di Asia
Airlangga mengatakan Indonesia memiliki berbagai keunggulan untuk menarik investasi teknologi, mulai dari kekayaan sumber daya mineral, bonus demografi, hingga perkembangan infrastruktur digital yang terus meningkat.
Berdasarkan data Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA), Indonesia merupakan pasar AI terbesar keempat di Asia setelah China, India, dan Jepang.
Nilai pasar AI Indonesia diperkirakan mencapai US$70 miliar, atau sekitar 6,4 persen dari total potensi pasar AI di kawasan Asia.

Indonesia Miliki 182 Data Center
Saat ini Indonesia telah memiliki 182 pusat data (data center) yang tersebar di berbagai wilayah.
Sebagian besar fasilitas tersebut berada di: Jakarta: 94 data center, Batam: 16 data center, Wilayah lainnya tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Airlangga, keberadaan data center menjadi fondasi utama dalam mendukung perkembangan teknologi AI serta ekonomi digital nasional.
Pemerintah Siapkan Energi Terbarukan
Untuk memenuhi kebutuhan listrik yang sangat besar pada industri data center AI, pemerintah berkomitmen memperkuat pasokan energi bersih.
Indonesia menargetkan pembangunan hingga 100 Gigawatt (GW) kapasitas energi surya dan energi terbarukan lainnya dalam beberapa dekade mendatang.
Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan listrik industri digital dapat dipenuhi secara berkelanjutan.
Target Cetak 15.000 Insinyur AI
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga fokus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.
Airlangga mengungkapkan perusahaan teknologi Arm Ltd telah bekerja sama dengan Nvidia dan Danantara untuk melatih sekaligus merekrut sekitar 15.000 insinyur Indonesia.
Program tersebut akan mencakup berbagai bidang, seperti: Teknologi semikonduktor, Pengembangan chip, Infrastruktur pusat data AI, Teknologi digital lainnya
"Kuncinya adalah SDM. Target arahan Presiden, sebanyak 15.000 engineers Indonesia bisa masuk ke dalam ekosistem Arm," ujar Airlangga.Investasi Data Center Capai Rp360 Triliun
Airlangga menyebut kapasitas data center yang sudah beroperasi mencapai sekitar 580 Megawatt (MW).
Sementara itu, tambahan kapasitas sekitar 1,3 Gigawatt (GW) yang sedang dipersiapkan, khususnya di kawasan Batam, diperkirakan membutuhkan investasi sekitar US$15 miliar hingga US$20 miliar atau setara Rp270 triliun–Rp360 triliun.
Nvidia hingga Telkom Masuk Daftar Investor
Pemerintah mengungkapkan sejumlah perusahaan yang mulai mengembangkan proyek data center di Indonesia, di antaranya: Firmus Technologies (Australia), mitra strategis Nvidia, PT Telkom Indonesia, Sejumlah perusahaan teknologi global (Big Tech) yang akan mengembangkan pusat data di kawasan Karawang
Selain pembangunan data center, pemerintah juga memperkuat infrastruktur digital melalui pengembangan jaringan fiber optik internasional dan landing point kabel bawah laut.
Airlangga menyampaikan bahwa pemerintah akan meresmikan tambahan jalur kabel fiber optik internasional yang menghubungkan Batam–Singapura, sehingga memperkuat konektivitas Indonesia dengan jaringan internet global.
Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi digital dan AI terbesar di kawasan Asia dalam beberapa tahun mendatang.
Sumber: CNBC Indonesia
BACA JUGA:
- Pramuka MTsN 2 Kota Banjarmasin Bersinar di Barapera IX 2026, Raih 10 Penghargaan
- Teror Ancaman Bom di Hari Pertama Sekolah, Siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Dievakuasi
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri, Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU
- RI Bersiap Surplus Solar hingga 4 Juta KL, Pemerintah Targetkan Stop Impor dan Bangun Pabrik Avtur
- Big Tech Berebut Bangun Data Center AI di Indonesia, Investasi Diproyeksi Tembus Rp360 Triliun














