REALITANYANEWS, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi motor perubahan dalam masyarakat, mulai dari membiasakan memilah dan menabung sampah hingga menumbuhkan budaya literasi dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, saat memimpin Apel Kesadaran Nasional Korpri di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin yang digelar di Halaman Balai Kota Banjarmasin, Rabu (17/6/2026).
Dalam amanat yang dibacakannya mewakili Wali Kota Banjarmasin, Ananda menegaskan bahwa ASN tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, khususnya dalam membangun budaya peduli lingkungan.
"Kepercayaan publik terhadap pemerintah akan tumbuh dengan baik apabila kita mampu menunjukkan kinerja yang optimal, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat," ujarnya.Menurut Ananda, persoalan sampah merupakan tantangan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, upaya pengurangan volume sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada dinas teknis semata.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kota Banjarmasin terus menggalakkan program ASN Pilah dan Nabung Sampah melalui bank sampah. Program tersebut diharapkan mampu mengubah pola pikir dan perilaku ASN agar lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan sekaligus menekan timbulan sampah sejak dari sumbernya.
"Saya harap program ini bisa dilaksanakan secara konsisten. Kita harus menjadi contoh dalam penanganan sampah," tegasnya.
Perkuat Budaya Literasi
Selain fokus pada isu lingkungan, Pemerintah Kota Banjarmasin juga terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan budaya literasi.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menghadirkan perpustakaan digital yang menjadi bagian dari 22 program prioritas Wali Kota Banjarmasin.
Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarmasin, berbagai spot literasi mulai disediakan di fasilitas publik, pusat pelayanan masyarakat, hingga lingkungan pemerintahan guna memudahkan akses masyarakat terhadap bahan bacaan.
Usai pelaksanaan apel, Ananda secara simbolis meluncurkan Spot Literasi Balai Kota Banjarmasin sebagai upaya memperkenalkan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sarana literasi di lingkungan pemerintahan.
Ke depan, program tersebut diharapkan dapat diperluas ke berbagai sektor, termasuk sekolah-sekolah dan ruang publik lainnya.
"Spot literasi ini diharapkan dapat menjadi sarana edukatif yang mudah diakses masyarakat, sekaligus menumbuhkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di Kota Banjarmasin," jelasnya.Peluncuran fasilitas tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan kota tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur fisik, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan serta kualitas sumber daya manusia melalui budaya membaca.
"Mari kita perkuat semangat pengabdian, tingkatkan kinerja, jaga integritas, peduli terhadap lingkungan, dan tumbuhkan budaya literasi demi mewujudkan Kota Banjarmasin yang maju dan sejahtera," pungkasnya.Sumber: Diskominfo Banjarmasin
BACA JUGA:
- Film Horor Berlatar Hari Raya Nyepi di Bali Siap Tayang Perdana di BIFFF 2026
- Ananda Luncurkan Spot Literasi, Dorong ASN Banjarmasin Aktif Pilah dan Nabung Sampah
- CIMB Niaga Pimpin Sindikasi Hijau Rp4,7 Triliun Plaza Indonesia
- Kiandra Ramadhipa Juara Moto3 Junior Estoril 2026, Kibarkan Merah Putih di Portugal
- Suporter Jepang Kembali Curi Perhatian di Piala Dunia 2026, Bersihkan Stadion Usai Laga Kontra Belanda













