
REALITANYANEWS, BELO HORIZONTE – Laga final kejuaraan negara bagian (Campeonato) Mineiro 2026 antara Cruzeiro melawan Atlético Mineiro berakhir dengan catatan sejarah yang kelam. Meski Cruzeiro berhasil keluar sebagai juara, laga ini justru lebih diingat karena keributan massal yang berujung pada pemberian 23 kartu merah.
Dalam laga yang berlangsung Senin (9/3/2026) WIB tersebut, Cruzeiro menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Kaio Jorge. Kemenangan ini sekaligus memberikan gelar perdana bagi pelatih Tite sejak menangani tim tersebut, sekaligus memutus puasa gelar Mineiro bagi Cruzeiro sejak 2019.
Kronologi Keributan: Berawal dari Provokasi Kiper
Pertandingan yang awalnya berjalan kompetitif berubah menjadi “medan perang” di fase akhir laga. Ketegangan memuncak saat kiper Atlético, Everson, terlibat insiden dengan gelandang Cruzeiro, Christian.
- Pemicu: Everson mendorong Christian hingga terjatuh setelah keduanya berbenturan saat mengejar bola.
- Eskalasi: Everson terlihat menekan Christian menggunakan lututnya, yang memicu kemarahan pemain Cruzeiro lainnya.
- Chaos: Pemain dari kedua tim langsung terlibat baku hantam di lapangan, memaksa polisi militer turun tangan untuk mengendalikan situasi.
Hukuman Retrospektif: Wasit ‘Habisi’ Kedua Tim
Menariknya, wasit Matheus Delgado Candancan tidak mengeluarkan satu pun kartu merah saat keributan berlangsung di lapangan. Namun, berdasarkan laporan Globo, tim wasit menjatuhkan hukuman kartu merah retrospektif setelah meninjau rekaman pertandingan.
| Detail Hukuman | Jumlah Pemain | Pemain Kunci yang Terlibat |
| Cruzeiro | 12 Pemain | Kaio Jorge (Pencetak Gol) |
| Atlético Mineiro | 11 Pemain | Renan Lodi (Eks Atletico Madrid) |
| Total | 23 Kartu Merah | – |
Hampir Memecahkan Rekor Dunia
Meskipun angka 23 kartu merah terdengar sangat gila, jumlah ini ternyata belum mampu melampaui rekor dunia. Hingga saat ini, rekor kartu merah terbanyak dalam satu laga sepak bola senior masih dipegang oleh laga divisi kelima Argentina pada 2011 (Atlético Claypole vs Victoriano Arenas) dengan total 36 kartu merah.
Krisis di Liga Domestik
Gelar juara ini menjadi oase di tengah performa buruk kedua tim di Liga Brasil Serie A musim ini. Saat ini, baik Cruzeiro maupun Atlético Mineiro sama-sama belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan awal. Atlético tertahan di posisi ke-17, sementara sang juara baru, Cruzeiro, masih terjerembab di posisi ke-19 klasemen sementara.
Sumber: Sport
BACA JUGA:
- Viral di Media Sosial: Meski Beralaskan Jerami, Semangat Belajar Anak-anak SD di Pedalaman Papua Tuai Simpati Publik
- Kejutan John Herdman: Panggil 41 Pemain untuk FIFA Series 2026, Ezra Walian Resmi Kembali ke Skuad Garuda
- “Kalau Sebulan Tak Ada Perubahan, Mundur Saja!”: Wali Kota Yamin Ultimatum Dinas Saat Sahur di Rusun Ganda Magfirah
- Final Berdarah di Brasil: Cruzeiro Rengkuh Gelar Juara di Tengah Hujan 23 Kartu Merah!
- Wali Kota Yamin Ajak IMBI Kalsel ‘Ngegas’ Perangi Sampah: Hobi Jalan, Lingkungan Tetap Terjaga













