REALITANYANEWS, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), kegiatan Pasar Murah Ramadan resmi dibuka di Kantor Kecamatan Banjarmasin Utara, Senin (2/3/2026).
Mewakili Wali Kota Banjarmasin, Asisten II Perekonomian Setdako Banjarmasin, Taufik Rivani, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari program pengendalian inflasi daerah yang rutin dilaksanakan selama bulan suci.
“Selama Ramadan, kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 33 kali hingga tanggal 16. Sepanjang tahun 2026, target kita adalah 185 kali kegiatan sebagai bentuk intervensi pemerintah terhadap harga di pasar,” ujar Taufik.
Kondisi Inflasi dan Stabilitas Harga Sembako
Meskipun angka inflasi saat ini terpantau cukup tinggi, Taufik menekankan bahwa penyebab utamanya bukanlah bahan pokok, melainkan kenaikan harga emas. Untuk komoditas seperti beras, gula, ayam, dan telur, kondisi harga di Banjarmasin masih relatif normal meskipun terdapat fluktuasi ringan.
Mekanisme Baru 2026: Cukup Tunjukkan KTP
Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengungkapkan adanya perubahan penting dalam mekanisme pembelian di pasar murah mulai tahun ini. Jika sebelumnya warga harus menggunakan kupon, kini sistemnya jauh lebih sederhana.
“Mulai tahun 2026, seluruh warga Kota Banjarmasin bisa membeli paket cukup dengan menunjukkan KTP asli. Namun, ini tidak berlaku bagi ASN, TNI, dan Polri. Satu orang hanya bisa membeli satu paket per hari dan tidak boleh diwakilkan,” tegas Tezar.
Subsidi Harga Melalui Forum BCSR
Keberhasilan program ini didukung penuh oleh Forum Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR) yang memberikan subsidi harga. Pada pelaksanaan di Banjarmasin Utara ini, tersedia sebanyak 1.159 paket sembako untuk masyarakat.
Adapun rincian perhitungan subsidi harga paket sembako (gula 2 kg dan minyak 2 liter) adalah sebagai berikut:
- Harga Normal Pasaran: Rp73.000
- Subsidi BCSR: Rp15.000
- Harga Tebus Masyarakat: $73.000 – 15,000 = 58,000$
Dengan harga net Rp58.000, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi selama Ramadan. Kegiatan ini diharapkan menjadi stimulan positif bagi ekonomi daerah sekaligus membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Diskominfo Banjarmasin
BACA JUGA:
- Yamaha Kalselteng Gelar Program “Kartini”: Riding City dan Creative Class di Banjarmasin
- Honda Trio Motor Edukasi Orang Tua: Bonceng Anak Harus #Cari_Aman, Bukan Asal Jalan
- Harga LPG Pink di HST Melonjak, 5,5 Kg Tembus Rp135 Ribu akibat Distribusi Terganggu
- Jemaah Haji Aceh 2026: Usia 15 hingga 101 Tahun, Semangat Ibadah Tak Kenal Batas
- Honda dan IMHKST Perkuat Solidaritas, Gaungkan #Cari_Aman














