REALITANYANEWS, JAKARTA – John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026). Kepastian tersebut diumumkan langsung oleh PSSI melalui laman resminya, menandai dimulainya era baru sepak bola nasional.
Pelatih asal Inggris itu dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Herdman dipercaya menangani dua tim sekaligus, yakni Timnas Indonesia senior dan Timnas U-23, sebagai bagian dari proyek jangka menengah hingga panjang PSSI.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa penunjukan Herdman merupakan langkah strategis untuk membawa sepak bola Indonesia naik kelas.
“Ini adalah momen di mana PSSI dan sepak bola Indonesia memasuki era baru. Timnas kini ditangani pelatih dengan pengalaman membawa tim lolos ke Piala Dunia,” ujar Erick Thohir, dikutip dari Kita Garuda.Erick juga mengungkapkan bahwa PSSI mendapat dorongan moral besar dari Presiden Prabowo Subianto usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
“Saya sampaikan ke Pak Presiden, beliau bilang, ‘coba lagi Pak Erick, harus coba lagi.’ Itu menjadi energi besar bagi kami untuk bangkit,” kata Erick.Menurut Erick, arahan tersebut menjadi pemicu bagi PSSI untuk menyusun program prestasi yang lebih agresif, sekaligus memperkuat fondasi pembinaan sepak bola nasional sejak usia muda.
“Hari ini kita memulai kembali program prestasi Timnas menuju Piala Dunia dengan menunjuk John Herdman, yang memiliki kualifikasi dan pengalaman untuk itu,” tegasnya.Rekam Jejak Dunia John Herdman
John Herdman dikenal sebagai salah satu pelatih dengan rekam jejak mentereng di level internasional. Ia mencatat sejarah sebagai satu-satunya pelatih yang mampu membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara tampil di Piala Dunia.
Lahir di Consett, County Durham, Inggris, pada 19 Juli 1975, Herdman memilih jalur kepelatihan sejak usia muda. Karier internasionalnya dimulai di Selandia Baru, di mana ia menangani tim nasional putri pada periode 2006–2011.
Di bawah arahannya, Selandia Baru tampil di Piala Dunia Wanita FIFA 2007 dan 2011, serta Olimpiade Beijing 2008.
Kesuksesan tersebut membawanya ke Kanada pada 2011 untuk melatih timnas putri. Bersama Kanada, Herdman mempersembahkan dua medali perunggu Olimpiade pada 2012 dan 2016.
Pada 2018, Herdman mengambil tantangan besar dengan beralih menangani timnas putra Kanada. Keputusan itu berbuah manis ketika ia sukses mengantar Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, penampilan pertama setelah absen selama 36 tahun. Di bawah asuhannya, peringkat FIFA Kanada melonjak signifikan dari posisi 77 ke 33 dunia.
Agenda Padat Timnas Indonesia 2026
Pada tahun 2026, Herdman akan langsung dihadapkan pada agenda padat. Timnas Indonesia senior dijadwalkan tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23–31 Maret 2026.
Skuad Garuda juga akan menjalani FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November 2026, serta berlaga di Piala AFF 2026 yang dimulai pada 25 Juli 2026.
Sementara itu, sebagai pelatih Timnas U-23, Herdman akan memimpin Garuda Muda di Asian Games Aichi–Nagoya, Jepang, pada 19 September 2026.
PSSI berharap pengalaman John Herdman di panggung dunia mampu membawa Timnas Indonesia lebih kompetitif dan membuka jalan menuju mimpi besar tampil di putaran final Piala Dunia.
Sumber: Detik












