
REALITANYANEWS, BANJARMASIN – Usai melantik 124 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota, Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, langsung bergerak cepat meninjau kegiatan pengerukan Sungai Jafri Zam Zam di kawasan Pulau Insan, Kamis (5/2/2026).
Langkah ini menegaskan bahwa penguatan birokrasi berjalan beriringan dengan komitmen pemerintah dalam membenahi titik-titik rawan banjir di Kota Seribu Sungai. Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas PUPR, Suri Sudarmadiyah, dan Kabid Sungai, Syafiq Huwaida.
Soroti Bangunan di Atas Badan Sungai
Di lokasi pengerukan, Yamin menyoroti penyempitan alur sungai yang disebabkan oleh bangunan permanen di atas badan dan sempadan sungai. Ia menegaskan pentingnya penataan kawasan secara menyeluruh.
"Bangunan yang berada di badan sungai dan sempadan perlu ditertibkan. Kami akan lakukan melalui sosialisasi yang persuasif agar masyarakat memahami bahwa ini demi kepentingan bersama sebagai sistem drainase alami kota," ujar Yamin.Menurutnya, jika penyempitan terus dibiarkan, aliran air akan terhambat dan memicu genangan saat intensitas hujan tinggi atau air pasang.

Temuan Paku Bumi Lama dan Efisiensi Material
Menariknya, dalam proses pengerukan, petugas menemukan sisa-sisa bangunan lama berupa paku bumi yang tertimbun sedimen. Wali Kota melihat hal ini sebagai peluang efisiensi.
"Material paku bumi yang masih layak akan kita manfaatkan kembali untuk mendukung pembangunan siring di kawasan ini. Langkah ini memastikan pengerukan memberi manfaat jangka panjang dan lebih efisien secara anggaran," jelasnya.
Target Jangka Panjang Pengendalian Banjir
Yamin meminta jajaran terkait untuk segera menyelesaikan proses administrasi pembebasan lahan di titik-titik krusial agar alat berat dapat bekerja secara maksimal tanpa hambatan teknis.
"Pengerukan Sungai Jafri Zam Zam ini bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan upaya membangun kesadaran bahwa sungai adalah aset kota. Jika sungai tertata, lingkungan lebih aman dan kualitas hidup masyarakat Banjarmasin akan meningkat," pungkasnya.Pemkot Banjarmasin menargetkan normalisasi sungai terpadu ini dapat menjadi solusi permanen dalam meminimalisir ancaman banjir tahunan di wilayah perkotaan.
Sumber: Diskominfo Banjarmasin
BACA JUGA:
- Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Jadi Pebalap Indonesia Pertama yang Naik Podium di Moto3 Brasil
- Chelsea Kian Terpuruk! Dibantai Everton 0-3, Enzo Fernandez Sebut The Blues Kehilangan Identitas
- Geger! CAF Cabut Gelar Juara Senegal, Maroko Resmi Dinobatkan Sebagai Raja Afrika 2025
- Libur Lebaran 2026, Program Makan Bergizi Gratis Rehat Sejenak: Anggaran Negara Hemat Rp5 Triliun!
- Pererat Silaturahmi, Saut Nathan Samosir Undang 800 Warga Banjarmasin Buka Puasa Bersama dan Berbagi Keberkahan












