REALITANYANEWS, BANJARMASIN – PT Trio Motor bersama Honda kembali menegaskan pentingnya budaya keselamatan berkendara lewat edukasi bertajuk “Boncengan Aman, Keluarga Nyaman”, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menyasar para orang tua agar lebih sadar bahwa membawa anak dengan sepeda motor bukan sekadar rutinitas, tapi soal tanggung jawab besar di jalan.
Dalam kampanye #Cari_Aman yang terus digaungkan, Trio Motor mengingatkan bahwa anak-anak memiliki keterbatasan dalam menjaga keseimbangan dan memahami kondisi lalu lintas. Artinya, standar keamanan harus dinaikkan—bukan ditawar.
Salah satu poin krusial adalah penggunaan helm. Anak wajib memakai helm sesuai ukuran kepala agar perlindungan maksimal. Helm yang longgar atau kebesaran justru berisiko lepas saat terjadi benturan. Tali pengikat pun harus terpasang dengan benar, bukan sekadar formalitas.
Selain itu, posisi duduk anak juga jadi perhatian serius. Anak harus duduk stabil di belakang pengendara, dengan kedua kaki bertumpu sempurna. Praktik berbahaya seperti membiarkan anak berdiri di depan, duduk di tangki, atau di dek motor masih sering ditemukan di jalan—padahal jelas meningkatkan risiko kecelakaan.
Orang tua juga diminta membiasakan anak berpegangan dengan benar, baik pada tubuh pengendara, jaket, maupun handle belakang motor. Hal sederhana ini punya dampak besar saat motor berbelok atau mengerem.

PIC Safety Riding PT Trio Motor, Yoga Prabowo, menegaskan bahwa keselamatan anak tidak bisa ditawar.
“Keselamatan anak saat dibonceng harus jadi prioritas utama. Orang tua wajib memastikan anak menggunakan helm yang tepat, duduk dengan benar, serta tidak berada di posisi berbahaya. Pengendara juga harus lebih tenang, kurangi kecepatan, dan hindari manuver mendadak,” ujarnya.Gaya berkendara pun harus disesuaikan. Saat membawa anak, pengendara dianjurkan menjaga kecepatan tetap rendah, memperlebar jarak aman, serta menghindari pengereman atau perpindahan jalur secara tiba-tiba. Semakin halus cara berkendara, semakin kecil risiko yang dihadapi.
Tak kalah penting, pemilihan rute juga berpengaruh. Jalan yang tidak terlalu padat, minim kendaraan besar, dan kondisi aspal yang baik lebih disarankan. Jika perjalanan cukup jauh, orang tua sebaiknya berhenti sejenak untuk memastikan kondisi anak tetap nyaman dan tidak kelelahan.
Melalui edukasi ini, PT Trio Motor ingin menggeser mindset: keselamatan bukan cuma urusan pengendara, tapi juga bentuk kepedulian terhadap keluarga. Karena pada akhirnya, perjalanan yang aman bukan soal cepat sampai—tapi semua bisa pulang dengan selamat.
BACA JUGA:
- Honda Trio Motor Edukasi Orang Tua: Bonceng Anak Harus #Cari_Aman, Bukan Asal Jalan
- Harga LPG Pink di HST Melonjak, 5,5 Kg Tembus Rp135 Ribu akibat Distribusi Terganggu
- Jemaah Haji Aceh 2026: Usia 15 hingga 101 Tahun, Semangat Ibadah Tak Kenal Batas
- Honda dan IMHKST Perkuat Solidaritas, Gaungkan #Cari_Aman
- 139 Guru Honorer di Parepare Belum Digaji 4 Bulan, Hanya Diminta Bersabar














