Beranda Olahraga Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Tinggalkan 207 Caps dan Segudang...

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Tinggalkan 207 Caps dan Segudang Rekor

Pemain Argentina Lionel Messi meninggalkan lapangan setelah laga Grup J Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Austria di Arlington, Texas, dekat Dallas, Senin, 22 Juni 2026. (AP Photo/Tony Gutierrez)
Pemain Argentina Lionel Messi meninggalkan lapangan setelah laga Grup J Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Austria di Arlington, Texas, dekat Dallas, Senin, 22 Juni 2026. (AP Photo/Tony Gutierrez)

REALITANYANEWS, JAKARTA – Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina. Pada usia 39 tahun, La Pulga memutuskan pensiun dari sepak bola internasional setelah lebih dari dua dekade mengenakan jersey Albiceleste.

Messi mengumumkan keputusan tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada Senin (31/8/2026). Keputusan itu sekaligus menutup salah satu era terbesar dalam sejarah sepak bola Argentina.

Messi meninggalkan Timnas Argentina dengan catatan 207 penampilan dan 125 gol, menjadikannya pemain dengan caps dan gol terbanyak sepanjang sejarah La Albiceleste. Ia juga menutup karier internasional setelah membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 dan meraih dua gelar Copa America.

Dalam pesannya, Messi mengaku keputusan tersebut bukan sesuatu yang mudah.

“Itu adalah keputusan yang menyakitkan dan masih terasa begitu dalam, tetapi saya memahami bahwa waktunya telah tiba,” tulis Messi.

Ia juga menegaskan bahwa selama membela Argentina, dirinya selalu memberikan seluruh kemampuan untuk tim nasional.

“Saya selalu memberikan segalanya, bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kami memenangkan semuanya, tetapi juga sebelumnya.”

Menutup Perjalanan Setelah 21 Tahun

Perjalanan Messi bersama tim nasional senior Argentina dimulai pada 2005. Dari seorang pemain muda yang datang dengan ekspektasi besar, ia kemudian berkembang menjadi kapten, pencetak gol terbanyak, sekaligus simbol sepak bola Argentina.

Namun, perjalanan tersebut tidak selalu dipenuhi keberhasilan.

Messi sempat merasakan pahitnya kekalahan di sejumlah pertandingan final. Argentina kalah dari Jerman pada final Piala Dunia 2014, kemudian kembali gagal di final Copa America 2015 dan 2016.

Tekanan terhadap Messi bahkan sempat mencapai titik ketika ia memutuskan pensiun dari tim nasional setelah kekalahan di final Copa America Centenario 2016.

Namun, keputusan itu tidak bertahan lama.

Messi kembali memperkuat Argentina dan perjalanan berikutnya justru menjadi periode paling sukses dalam karier internasionalnya.

Pada 2021, ia akhirnya meraih trofi besar pertamanya bersama tim senior Argentina setelah menjuarai Copa America.

Setahun kemudian, Messi membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 di Qatar, sekaligus mengakhiri penantian panjang Argentina untuk kembali menjadi juara dunia.

Argentina kemudian kembali meraih Copa America pada 2024 dan Finalissima 2022.

Kapten Argentina, Lionel Messi, merayakan gol rekan setimnya, Lautaro Martinez, pada semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris di Atlanta Stadium, Kamis (16/7/2026). (Shaun Botterill/Getty Images/AFP)
Kapten Argentina, Lionel Messi, merayakan gol rekan setimnya, Lautaro Martinez, pada semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris di Atlanta Stadium, Kamis (16/7/2026). (Shaun Botterill/Getty Images/AFP)

207 Caps dan 125 Gol untuk Argentina

Messi meninggalkan Timnas Argentina dengan dua rekor utama yang kemungkinan membutuhkan waktu panjang untuk didekati pemain lain.

Selama karier internasionalnya, Messi mencatat:

  • 207 penampilan bersama Argentina.
  • 125 gol, terbanyak sepanjang sejarah tim nasional.
  • Tampil dalam enam edisi Piala Dunia.
  • Mencetak 21 gol di Piala Dunia.
  • Mengoleksi 34 penampilan di Piala Dunia, terbanyak dalam sejarah turnamen.

Catatan 125 gol tersebut membuat Messi meninggalkan jauh rekor Gabriel Batistuta yang sebelumnya menjadi pencetak gol terbanyak Argentina dengan 54 gol.

Selain jumlah gol, Messi juga menjadi pemain Argentina dengan jumlah penampilan terbanyak. Rekor tersebut semakin menegaskan panjangnya kontribusi La Pulga untuk negaranya.

Ronaldinho menggendong Lionel Messi usai memberikan assist untuk gol pertamanya bagi Barcelona. (AFP/Lluis Gene)
Ronaldinho menggendong Lionel Messi usai memberikan assist untuk gol pertamanya bagi Barcelona. (AFP/Lluis Gene)

Piala Dunia Jadi Panggung Terbesar Messi

Piala Dunia menjadi bagian paling penting dalam cerita Messi bersama Argentina.

Selama enam edisi Piala Dunia, Messi tampil dalam berbagai fase karier. Ia menjadi bagian dari Argentina yang mencapai final pada 2014, menjadi juara pada 2022, kemudian kembali membawa negaranya ke final pada 2026.

Messi juga mencatat sejumlah rekor individual di turnamen tersebut.

Ia menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di Piala Dunia dengan 34 pertandingan, sekaligus mencatat menit bermain terbanyak.

Messi juga menjadi pemain yang mampu mencetak gol di berbagai tahapan Piala Dunia, mulai dari fase grup hingga pertandingan final.

Pada Piala Dunia 2026, ia juga mencapai tonggak penting dengan mencatat penampilan ke-200 bersama Argentina.

Meski akhirnya gagal mempertahankan gelar juara dunia setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final 2026, Messi tetap meninggalkan turnamen tersebut sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah Piala Dunia.

Pemain Argentina Lionel Messi mengangkat trofi juara di depan para penggemar usai mengalahkan Prancis pada pertandingan sepak bola final Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Lusail, Qatar, 18 Desember 2022. Argentina menang 4-2 dalam adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang 3 -3. (AP Photo/Martin Meissner)
Pemain Argentina Lionel Messi mengangkat trofi juara di depan para penggemar usai mengalahkan Prancis pada pertandingan sepak bola final Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Lusail, Qatar, 18 Desember 2022. Argentina menang 4-2 dalam adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang 3 -3. (AP Photo/Martin Meissner)

Dari Gagal di Final hingga Mengangkat Trofi Dunia

Jika melihat perjalanan Messi secara keseluruhan, kisahnya bersama Argentina bukan sekadar tentang rekor.

Ia pernah berada dalam situasi ketika trofi internasional terasa begitu jauh.

Kekalahan di final Piala Dunia 2014 dan dua final Copa America secara beruntun membuat Messi mendapat kritik keras. Bahkan, pada 2016 ia sempat menyatakan pensiun dari tim nasional.

Namun, La Pulga kembali.

Keputusan tersebut kemudian menjadi awal dari periode emas Argentina.

Copa America 2021 menjadi trofi internasional besar pertama Messi bersama tim senior. Kesuksesan itu berlanjut dengan kemenangan atas Italia di Finalissima 2022 dan puncaknya adalah gelar Piala Dunia 2022.

Trofi tersebut menjadi momen yang mengubah narasi perjalanan Messi bersama Argentina.

Dari pemain yang pernah dianggap gagal membawa negaranya meraih gelar, Messi akhirnya menjadi kapten yang mengangkat trofi Piala Dunia.

Pemain Argentina Lionel Messi merayakan kemenangan bersama rekan-rekan setimnya di akhir pertandingan semifinal Piala Dunia antara Inggris dan Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026. (AP Photo/Rebecca Blackwell)
Pemain Argentina Lionel Messi merayakan kemenangan bersama rekan-rekan setimnya di akhir pertandingan semifinal Piala Dunia antara Inggris dan Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Pesan Perpisahan Messi

Dalam unggahannya, Messi mengatakan dirinya telah memberikan seluruh kemampuan selama membela Argentina.

Ia juga menyadari bahwa waktunya bersama tim nasional telah berakhir dan generasi baru mulai bermunculan.

Messi menyebut keputusan tersebut terasa menyakitkan, tetapi ia percaya sudah waktunya memberi kesempatan kepada para pemain muda untuk melanjutkan perjalanan Argentina.

Pesan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa keputusan pensiun bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba.

Messi mengungkapkan bahwa ia sebenarnya telah menulis pesan tersebut pada 21 Juli 2026, dua hari setelah Argentina kalah 0-1 dari Spanyol dalam final Piala Dunia 2026. Namun, ia baru mempublikasikannya pada akhir Agustus.

Kepergian ayahnya, Jorge Messi, yang meninggal pada 8 Agustus 2026, juga disebut semakin menguatkan keputusan tersebut.

Messi Tinggalkan Argentina dengan Warisan Besar

Pensiunnya Messi bukan berarti berakhirnya karier sepak bola sang megabintang secara keseluruhan.

Ia masih menjalani karier di level klub bersama Inter Miami. Namun, untuk Timnas Argentina, babak tersebut kini telah resmi ditutup.

Messi pergi dengan status sebagai pemain dengan penampilan dan gol terbanyak dalam sejarah Argentina.

Ia juga meninggalkan empat gelar bersama tim senior, yakni Piala Dunia 2022, Copa America 2021, Copa America 2024, dan Finalissima 2022.

Lebih dari sekadar angka dan trofi, Messi meninggalkan kisah tentang perjalanan panjang seorang pemain yang pernah gagal berkali-kali, mendapat kritik, bahkan sempat meninggalkan tim nasional, sebelum akhirnya membawa Argentina kembali ke puncak sepak bola dunia.

Setelah lebih dari dua dekade, perjalanan Lionel Messi bersama Argentina akhirnya benar-benar berakhir.

207 penampilan. 125 gol. Empat trofi bersama tim senior. Satu gelar Piala Dunia. Dan sederet rekor yang membuat nama Lionel Messi akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah sepak bola Argentina.

Sumber: Reuters, FIFA, Sport NDTV

BACA JUGA:

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini