REALITANYANEWS, BALI — Kejutan terjadi pada Final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Time Rally Buleleng Paten Merah Putih Bali Wisata Rally 2026. Daihatsu Sport Rally Team (DSRT) berhasil menempatkan sejumlah wakilnya di posisi teratas setelah melewati persaingan ketat pada putaran keempat sekaligus seri terakhir Kejurnas Time Rally 2026.
Salah satu hasil mencolok datang dari pasangan Rokky Irvayandi, Irfan Bahtiar, dan Kurniawan Rahardono. Trio DSRT tersebut berhasil meraih peringkat pertama kategori Seeded B sekaligus menempati peringkat keempat klasemen Juara Umum.
Bagi Rokky Irvandy, hasil tersebut terasa istimewa. Pasalnya, pereli yang juga menjabat sebagai Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor itu baru pertama kali mengikuti ajang time rally.
"Sangat berkesan sekali karena seru juga. Butuh ketelitian, kesabaran, dan pengendalian diri bagaimana kita bisa tetap melakukan rally ini dengan aman," ujar Rokky.Ia mengaku pengalaman tersebut semakin menarik karena rute rally sekaligus membawanya menjelajahi sejumlah kawasan wisata di Bali yang belum pernah dikunjunginya.
"Yang pasti lagi, baru perdana ikut rally saya dapat piala. Ini event pertama tapi bukan yang terakhir. Saya berharap nantinya saya bisa ikut serta lagi di time rally seperti ini yang akan datang," katanya.
30 Mobil Ikuti Final Kejurnas Time Rally di Buleleng
Buleleng Paten Merah Putih Bali Wisata Rally 2026 menjadi putaran keempat Kejurnas Time Rally 2026 sekaligus seri penutup musim kompetisi tahun ini.
Ajang tersebut berlangsung di Kabupaten Buleleng, Bali, mulai Jumat (28/8) hingga Minggu (30/8/2026). Sebanyak 30 mobil dengan sekitar 110 peserta dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Berbeda dengan balapan yang menentukan pemenang berdasarkan siapa yang lebih cepat mencapai garis finis, time rally menuntut peserta menjaga ketepatan waktu sepanjang perjalanan.
Peserta harus menyelesaikan setiap trayek dan tiba di pos-pos yang telah ditentukan dengan waktu sepresisi mungkin. Kesalahan waktu akan berpengaruh terhadap perolehan angka hukuman yang menentukan posisi akhir peserta.
Karena itu, kecepatan bukan satu-satunya faktor penentu. Konsistensi, ketelitian, strategi, dan kemampuan membaca rute menjadi bagian penting untuk meraih hasil terbaik.
Persaingan pun berlangsung ketat sejak awal hingga akhir perlombaan. Tim dengan akumulasi angka hukuman paling kecil berpeluang menempati posisi teratas.

DSRT Tempatkan Sejumlah Wakil di Posisi Atas
Keberhasilan Rokky bersama Irfan dan Kurniawan tidak berdiri sendiri. Sejumlah trio lain yang memperkuat DSRT juga mampu mencatatkan hasil positif pada putaran final.
Trio Hongky Regina/Cailendra/Ariza Prawira berhasil mengamankan posisi runner-up Kejuaraan Umum.
Sementara itu, IB Putra Wirabawa/IB Krisna Dharma Putra/Yogi Prasta menempati posisi ketujuh Kejuaraan Umum.
Pada kategori Seeded B, trio Syahrial Imran/Sumadi/Putu Edi Sugiharta juga berhasil menempati peringkat keempat.
Hasil positif turut datang dari kategori Non Seeded. Trio Sylvia Octarina S.A./Talitha Nabilah/Matryoshka Wibawa finis di posisi keempat.
Ketiganya sekaligus berhasil meraih Juara 1 Junior Rally kategori Wanita.
Sementara trio Shandersen Zhebedeus/Sandhy Thaddeus/Shandeline Chloe menempati posisi kesebelas.

DSRT Berhasil Amankan Runner-up Kejurnas 2026
Team Manager DSRT, Bambang Feriyanto, menyebut hasil pada putaran final menjadi kejutan sekaligus pencapaian yang membanggakan bagi tim.
Menurutnya, salah satu target DSRT untuk memberikan dukungan kepada pereli pemula juga berhasil diwujudkan melalui prestasi yang diraih para pereli wanita.
"Alhamdulillah, banyak kejutan Team DSRT di putaran final dan target utama dari team yang terus support pereli pemula juga tepat sasaran dengan menempati peringkat pertama Kejuaraan Junior Rally Kategori Wanita dan peringkat kedua kategori Kejuaraan Wanita pada putaran final ini," kata Bambang.Selain prestasi individu dan kategori, DSRT juga berhasil mengakhiri musim kompetisi dengan status runner-up Kejurnas Nasional Time Rally 2026.
Bambang menilai pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama Astra Daihatsu Motor yang mendukung kesiapan kendaraan yang digunakan tim sepanjang kompetisi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Astra Daihatsu Motor yang sudah mensupport kami dengan dukungan dari kantor cabangnya dalam menyiapkan kendaraan yang kami gunakan di setiap putarannya," ujarnya.DSRT juga menyampaikan apresiasi kepada sponsor pendukung, yakni Groauto, TransTrack, serta Sun Island Hotel and Spa.

Rokky Ingin Time Rally Semakin Dikenal Anak Muda
Pengalaman pertamanya mengikuti time rally membuat Rokky berharap olahraga tersebut semakin dikenal masyarakat luas, khususnya generasi muda.
Menurutnya, kehadiran peserta muda dalam kompetisi menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan olahraga time rally di Indonesia.
"Saya berharap time rally ini bisa semakin populer, tidak hanya untuk kalangan senior tetapi juga bisa populer untuk kalangan generasi muda. Di sini saya juga melihat sudah ada cukup banyak anak-anak muda yang ikut serta," tuturnya.Ia berharap jumlah peserta muda terus bertambah sehingga time rally dapat berkembang dan tetap lestari sebagai salah satu cabang olahraga otomotif di Indonesia.

Medan Buleleng Uji Ketahanan Pereli dan Kendaraan
Selain kemampuan pereli, kondisi lintasan Buleleng juga menjadi tantangan tersendiri. Peserta harus melewati beragam karakter jalan, mulai dari jalan besar hingga ruas yang lebih sempit, berkelok, serta memiliki tanjakan dan turunan.
Rokky mengatakan pengalaman tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan kendaraan yang digunakan DSRT.
"Medan lintasannya juga tidak mudah, dari jalan besar hingga jalanan sempit dan harus berkelok-kelok dengan tanjakan dan turunan. Ternyata mobil-mobil Daihatsu ini bisa melalui semuanya dengan mudah," katanya.Menurutnya, kemampuan kendaraan tersebut turut memberikan dukungan bagi tim dalam menyelesaikan setiap trayek hingga mampu meraih sejumlah prestasi pada putaran final.
Dengan berakhirnya Buleleng Paten Merah Putih Bali Wisata Rally 2026, perjalanan DSRT di Kejurnas Time Rally 2026 resmi ditutup dengan sejumlah catatan positif.
Musim kompetisi 2026 menjadi bukti konsistensi tim dalam menempatkan pereli di jajaran atas sekaligus membuka ruang bagi peserta baru untuk merasakan persaingan time rally.
DSRT pun menatap musim 2027 dengan membawa modal runner-up Kejurnas 2026 dan sederet prestasi dari putaran final di Buleleng.
BACA JUGA:
- Orangutan Sampurna Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Kebun Sawit Ketapang, Diduga Terpapar Asap Karhutla
- DSRT Raih Juara Teratas Seeded B di Final Kejurnas Time Rally Buleleng
- BYON Combat Showbiz 8 Hadirkan 13 Laga, Petarung Indonesia Tantang Lawan Internasional
- Kompetisi Panjat Tebing Se-Kalsel Digelar di Banjarmasin, Wali Kota Yamin Tekankan Sportivitas
- Ratusan Pesepeda Ramaikan Banjarmasin Last Friday Ride, Suasana Malam Penuh Antusiasme















