REALITANYANEWS, BANJARMASIN – Memasuki musim kemarau 2026, masyarakat di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mulai merasakan peningkatan suhu udara yang cukup signifikan, terutama pada siang hari. Kondisi cuaca panas ekstrem ini membuat pengendara sepeda motor perlu lebih waspada dan memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di jalan.
Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun 2026 di sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan datang lebih awal, berlangsung lebih panjang, serta memiliki tingkat kekeringan yang lebih tinggi dibandingkan kondisi normal. Paparan sinar matahari yang semakin terik tidak hanya mengurangi kenyamanan berkendara, tetapi juga berpotensi memengaruhi kondisi fisik pengendara.
Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, PT Trio Motor mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara di tengah cuaca panas ekstrem. Suhu udara yang tinggi dapat menyebabkan tubuh lebih cepat kehilangan cairan, mengalami dehidrasi, mudah lelah, hingga menurunkan tingkat konsentrasi yang berisiko meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas.
Salah satu langkah penting yang disarankan adalah memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum memulai perjalanan. Pengendara dianjurkan mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, serta beristirahat secara optimal agar tetap fokus selama berkendara. Untuk perjalanan jarak jauh, membawa bekal air minum juga sangat dianjurkan guna mencegah dehidrasi.
Selain menjaga kebugaran tubuh, penggunaan perlengkapan berkendara yang sesuai standar keselamatan juga tidak boleh diabaikan. Pengendara diwajibkan menggunakan helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu. Selain berfungsi melindungi saat terjadi kecelakaan, perlengkapan tersebut juga membantu mengurangi paparan langsung sinar matahari terhadap tubuh. Memilih pakaian berbahan yang mampu menyerap keringat juga dapat meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.
PT Trio Motor juga mengingatkan pengendara untuk menghindari berkendara pada waktu dengan intensitas panas tertinggi apabila memungkinkan. Jika mulai merasakan gejala seperti pusing, lemas, haus berlebihan, atau tubuh terasa tidak nyaman, sebaiknya segera berhenti di tempat yang teduh untuk beristirahat dan memulihkan kondisi sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
PIC Safety Riding PT Trio Motor, Yoga Prabowo, mengatakan cuaca panas ekstrem dapat memberikan dampak serius terhadap kondisi fisik pengendara sehingga perlu diantisipasi sejak awal.
"Cuaca panas ekstrem dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan dan menurunkan konsentrasi saat berkendara. Karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk menjaga kondisi tubuh, menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, serta tidak memaksakan diri apabila mulai merasa lelah. Dengan menerapkan prinsip #Cari_Aman, kita dapat meminimalkan risiko di jalan dan menjadikan setiap perjalanan lebih aman serta nyaman," ujar Yoga.Melalui kampanye #Cari_Aman, PT Trio Motor terus mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan. Edukasi ini merupakan bagian dari program Sinergi Bagi Negeri yang sejalan dengan semangat Contribution to The Nation, sebagai upaya membangun budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab di Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Tengah.

BACA JUGA:
- Honda Trio Motor Bagikan Tips #Cari_Aman Berkendara di Tengah Cuaca Panas Ekstrem
- Buka MPLS SMK Farmasi Mandiri, Wali Kota Yamin: Jangan Gentar, Raih Prestasi Setinggi-tingginya
- Pemkot Banjarmasin Bekali 100 Pelaku IKM Soal Izin Edar untuk Tingkatkan Daya Saing Produk
- Pramuka MTsN 2 Kota Banjarmasin Bersinar di Barapera IX 2026, Raih 10 Penghargaan
- Teror Ancaman Bom di Hari Pertama Sekolah, Siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Dievakuasi













