REALITANYANEWS, JAKARTA – Momen haru terekam kamera dan viral di media sosial. Seorang orang tua asal Indonesia tampak melepas kepergian putrinya yang akan bergabung menjadi tentara Amerika Serikat (AS).
Dalam video yang beredar, terlihat seorang putri bernama Kezia Syifa berpamitan dengan kedua orang tuanya di bandara sebelum berangkat menjalani tugas sebagai anggota Army National Guard, Amerika Serikat.
Kezia diketahui telah bergabung sebagai Military Occupational Specialty (MOS) 92A sejak tahun 2025, sebagaimana tertulis dalam keterangan video yang diunggah akun Instagram @bunda_kesidaa.
Dalam momen perpisahan tersebut, Kezia tampak mengenakan seragam militer Amerika Serikat sambil menggendong tas besar di pundaknya. Ia menyalami kedua orang tuanya sebelum akhirnya melangkah menuju pesawat.
“Hati-hati, semangat, ganbatte. Dadah, hati-hati, Kak,” ucap perekam video dengan suara bergetar menahan haru.Tak hanya momen perpisahan, akun tersebut juga membagikan suasana penjemputan Kezia setelah ia menyelesaikan pendidikan militernya. Rasa rindu yang lama terpendam akhirnya terbayar ketika ayah, ibu, dan adiknya langsung memeluk Kezia setibanya di bandara.
Unggahan tersebut pun menuai beragam reaksi dari warganet. Kolom komentar dipenuhi rasa haru, bangga, sekaligus penasaran.
Sejumlah netizen mempertanyakan bagaimana proses Kezia bisa bergabung menjadi tentara AS, hingga menyoroti nasibnya di tengah dinamika geopolitik dan konflik yang melibatkan Amerika Serikat dengan sejumlah wilayah, termasuk Uni Eropa dan Greenland.
Hingga kini, video tersebut terus dibagikan dan menjadi perbincangan hangat di media sosial sebagai potret cinta orang tua, pengorbanan, dan jalan hidup anak bangsa di luar negeri.
BACA JUGA:
- Pramuka MTsN 2 Kota Banjarmasin Bersinar di Barapera IX 2026, Raih 10 Penghargaan
- Teror Ancaman Bom di Hari Pertama Sekolah, Siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Dievakuasi
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri, Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU
- RI Bersiap Surplus Solar hingga 4 Juta KL, Pemerintah Targetkan Stop Impor dan Bangun Pabrik Avtur
- Big Tech Berebut Bangun Data Center AI di Indonesia, Investasi Diproyeksi Tembus Rp360 Triliun














