Beranda Metropolis Forum Diskusi IKM, Pemkot Banjarmasin Petakan Kebutuhan Pelaku Usaha

Forum Diskusi IKM, Pemkot Banjarmasin Petakan Kebutuhan Pelaku Usaha

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin bersama jajaran pemerintah daerah, narasumber, dan peserta berfoto bersama usai pembukaan Forum Diskusi IKM Tahun 2026 di Hotel Aria Barito Banjarmasin. Foto Dok Istimewa
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin bersama jajaran pemerintah daerah, narasumber, dan peserta berfoto bersama usai pembukaan Forum Diskusi IKM Tahun 2026 di Hotel Aria Barito Banjarmasin. Foto Dok Istimewa

REALITANYANEWS, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Forum Diskusi Industri Kecil dan Menengah (IKM) Tahun 2026 untuk menyerap aspirasi sekaligus memetakan kebutuhan pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis mereka.

Kegiatan yang diselenggarakan melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin tersebut berlangsung di Aula Hotel Aria Barito Banjarmasin, Senin (2/11/2026).

Forum dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar. Turut hadir Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Hj Neli Listriani, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Banjarmasin Farida Rachmawati, sejumlah kepala SKPD, serta para pelaku IKM.

Ichrom Muftezar mengatakan, forum tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memahami tantangan dan kebutuhan pelaku industri kecil dan menengah, mulai dari sektor kerajinan, sasirangan hingga pengolahan pangan.

"Melalui diskusi ini, kita ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan para pelaku IKM, baik dari sektor sasirangan, kerajinan maupun pengolahan pangan. Dari aspirasi tersebut, kita bisa mengetahui dukungan apa yang dapat diberikan Pemerintah Kota Banjarmasin agar usaha mereka semakin berkembang,” ucap Tezar.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki pendekatan berbeda dibandingkan pelatihan yang selama ini telah dilaksanakan Disperdagin. Forum kali ini lebih difokuskan pada penyerapan aspirasi secara langsung agar program pembinaan pemerintah dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha.

“Melalui diskusi ini, kita ingin mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan para pelaku IKM dan apa yang bisa diberikan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin untuk mendukung pengembangan usaha mereka,” ujarnya.

Forum bertajuk IKM Banjarmasin Mendunia itu juga menghadirkan narasumber dari sejumlah instansi, di antaranya Bea Cukai, Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, serta Dekranasda.

Para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) mengikuti sesi diskusi dalam Forum IKM Banjarmasin Tahun 2026 untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pengembangan usaha. Foto Dok Istimewa
Para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) mengikuti sesi diskusi dalam Forum IKM Banjarmasin Tahun 2026 untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pengembangan usaha. Foto Dok Istimewa

Kehadiran berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam mendukung pengembangan usaha, termasuk memberikan pemahaman mengenai akses pembiayaan, prosedur ekspor, dan peluang perluasan pasar.

Sementara itu, Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin Ignasius P. Salan menjelaskan, forum tersebut dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas pelaku IKM agar mampu mengembangkan usaha secara lebih kompetitif.

Sejumlah materi dibahas dalam kegiatan tersebut, mulai dari strategi pembangunan usaha, literasi keuangan dan akses pembiayaan, prosedur ekspor dan fasilitas kepabeanan, hingga program pembinaan, peningkatan kualitas, standardisasi, serta promosi produk unggulan daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap pelaku IKM memiliki wawasan dan pemahaman yang lebih luas dalam mengembangkan usahanya, sehingga mampu meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat global,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, forum tersebut diikuti 100 pelaku IKM yang diundang sebagai peserta.

Pemkot Banjarmasin berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam mendorong industri kecil dan menengah yang mandiri, inovatif, serta berdaya saing hingga mampu menembus pasar global.

BACA JUGA:

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini