Beranda KALSEL Pemko Banjarmasin Ajak Publik Lawan Korupsi Lewat Karya Video

Pemko Banjarmasin Ajak Publik Lawan Korupsi Lewat Karya Video

flyer Lomba Video Antikorupsi 2026. Foto Dok Instagram @inspektorat_kotabjm
flyer Lomba Video Antikorupsi 2026. Foto Dok Instagram @inspektorat_kotabjm

REALITANYANEWS, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mengajak aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat ikut memperkuat gerakan antikorupsi melalui karya audiovisual.

Ajakan tersebut diwujudkan melalui Lomba Video Antikorupsi 2026 yang digelar Sekretariat Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) Banjarmasin. Kompetisi ini menjadi salah satu cara pemerintah menyampaikan edukasi antikorupsi melalui pendekatan kreatif yang lebih dekat dengan masyarakat.

Lomba tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin sekaligus menyambut Hari Antikorupsi Sedunia (Harkodia).

Peserta nantinya diajak mengangkat berbagai pesan pencegahan korupsi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Beberapa di antaranya adalah keberanian menolak pungutan liar (pungli), tidak memberikan maupun menerima gratifikasi, serta membangun kebiasaan hidup jujur dan berintegritas.

Pelaksanaan lomba dilakukan atas arahan Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR sebagai bagian dari upaya memperkuat edukasi dan pencegahan korupsi melalui media yang mudah diterima masyarakat, khususnya generasi muda.

Pencegahan Korupsi Tak Cukup dengan Penegakan Hukum

Pelaksana Tugas Inspektur Kota Banjarmasin Rabiatul Adawiyah mengatakan upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum.

Menurutnya, aspek pencegahan melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat juga perlu dilakukan secara konsisten.

“Pencegahan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Edukasi dan kesadaran masyarakat juga harus diperkuat melalui Sekretariat PAK Banjarmasin, termasuk untuk mencegah praktik yang sering dianggap kecil seperti pungli dan gratifikasi,” kata Rabiatul di Banjarmasin, Rabu (9/9/2026).

Ia menilai penggunaan media audiovisual dapat menjadi salah satu sarana edukasi yang efektif karena pesan integritas dapat dikemas melalui cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Pesan antikorupsi yang diangkat pun tidak harus selalu dalam bentuk narasi yang berat. Tindakan sederhana seperti menolak pungli, menolak gratifikasi dan menjaga kejujuran dapat menjadi bagian dari pesan yang disampaikan melalui karya peserta.

Gandeng Forum Sineas Banua

Dalam pelaksanaan Lomba Video Antikorupsi 2026, Pemko Banjarmasin menggandeng Forum Sineas Banua.

Praktisi dan profesional di bidang sinematografi dari forum tersebut dilibatkan sebagai dewan juri untuk melakukan penilaian terhadap karya yang dikirimkan peserta.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjaga kualitas karya sekaligus membuat pesan antikorupsi disampaikan dengan pendekatan audiovisual yang menarik.

Dengan melibatkan insan kreatif lokal, lomba juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan perspektif mereka mengenai integritas dan pencegahan korupsi melalui medium video.

Dibuka untuk ASN hingga Masyarakat Umum

Lomba Video Antikorupsi 2026 dibuka dalam dua kategori.

Kategori pertama adalah SKPD/Instansi Pemko Banjarmasin yang diperuntukkan bagi jajaran pemerintah daerah.

Sementara kategori kedua adalah kategori umum yang terbuka bagi pelajar, mahasiswa, komunitas, serta masyarakat umum.

Peserta diberikan ruang untuk mengembangkan ide dan cerita sesuai tema antikorupsi yang ditentukan, dengan tetap mengedepankan pesan edukasi dan pencegahan.

Karya yang dikirimkan memiliki ketentuan durasi 3–5 menit, menggunakan rasio 16:9, serta memiliki kualitas minimal High Definition (HD).

Pendaftaran Dibuka hingga 30 September 2026

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, pendaftaran dan pengumpulan karya telah dibuka sejak 1 Agustus 2026.

Batas akhir pengumpulan karya ditetapkan pada 30 September 2026 pukul 23.59 WITA.

Panitia juga menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan senilai belasan juta rupiah serta sertifikat bagi para pemenang.

Melalui kompetisi tersebut, Pemko Banjarmasin berharap kampanye antikorupsi tidak hanya disampaikan melalui kegiatan formal, tetapi juga dapat hadir dalam karya kreatif yang lebih mudah menjangkau masyarakat.

Pendekatan melalui video dinilai dapat membuka ruang bagi generasi muda untuk ikut menyuarakan pentingnya integritas dengan bahasa dan kreativitas mereka sendiri.

Pada akhirnya, pesan antikorupsi tidak hanya berbicara mengenai penindakan terhadap pelaku korupsi. Pencegahan juga dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari, termasuk berani mengatakan tidak terhadap pungli dan gratifikasi.

Melalui Lomba Video Antikorupsi 2026, Pemko Banjarmasin mendorong masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam gerakan antikorupsi, tetapi ikut menyuarakannya melalui karya.

BACA JUGA:

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini