REALITANYANEWS, JAKARTA – Timnas Brasil mendapat kabar kurang menyenangkan di tengah performa impresif mereka pada Piala Dunia 2026. Winger andalan sekaligus bintang Barcelona, Raphinha, mengalami cedera saat menghadapi Haiti dalam laga fase grup yang berlangsung baru-baru ini.
Pemain berusia 29 tahun tersebut terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal pada menit ke-39 setelah merasakan ketidaknyamanan saat melakukan sebuah aksi di babak pertama. Raphinha tampak meringis kesakitan sebelum akhirnya meminta pergantian pemain dan digantikan oleh Ryan Vitor.
Insiden tersebut langsung memicu kekhawatiran di kubu Brasil maupun Barcelona. Pasalnya, Raphinha merupakan salah satu pemain kunci yang menjadi andalan di sektor sayap berkat kecepatan, kreativitas, serta kemampuannya menciptakan peluang.
Menurut laporan media Spanyol, Sport, indikasi awal menunjukkan cedera yang dialami Raphinha berkaitan dengan masalah otot, khususnya pada area hamstring. Sebelum pertandingan melawan Haiti, pemain Barcelona itu memang sudah menjalani program latihan terpisah dari skuad utama Brasil sebagai langkah pencegahan akibat kelelahan fisik dan keluhan ringan yang dirasakannya setelah laga pembuka melawan Maroko.
Staf pelatih Brasil sebenarnya telah berupaya mengatur beban bermain sang pemain agar kondisinya tetap terjaga sepanjang turnamen. Namun, upaya tersebut belum mampu mencegah cedera yang akhirnya terjadi di tengah pertandingan.
Ironisnya, sebelum ditarik keluar, Raphinha tampil cukup gemilang. Ia menjadi salah satu pemain paling berbahaya di lini depan Brasil dengan beberapa kali mengancam pertahanan Haiti. Bahkan, ia sempat mencetak gol yang kemudian dianulir karena posisi offside serta memperoleh peluang emas dalam situasi satu lawan satu.
Vinicius Beri Isyarat Cedera Hamstring
Kekhawatiran semakin meningkat setelah Vinicius Junior terlihat memberikan isyarat ke bangku cadangan dengan menunjuk area belakang pahanya. Gestur tersebut menguatkan dugaan bahwa Raphinha mengalami cedera hamstring.
Jika hasil pemeriksaan medis nantinya mengonfirmasi cedera tersebut, masa pemulihan yang dibutuhkan bisa mencapai tujuh hingga sepuluh hari atau bahkan lebih, tergantung tingkat keparahannya.
Situasi ini berpotensi membuat perjalanan Raphinha di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.

Barcelona Ikut Cemas
Cedera ini bukan kali pertama dialami Raphinha sepanjang musim 2025/2026. Bersama Barcelona, ia beberapa kali mengalami masalah otot yang membuatnya harus menepi dalam sejumlah pertandingan penting.
Karena itu, Barcelona kini menunggu hasil pemeriksaan medis resmi dari tim dokter Brasil untuk mengetahui tingkat cedera serta estimasi waktu pemulihan pemainnya tersebut.
Bagi Brasil, absennya Raphinha akan menjadi kehilangan besar. Pelatih Carlo Ancelotti kemungkinan harus merombak komposisi lini serang demi menjaga keseimbangan permainan pada laga-laga berikutnya.
Sementara itu, Ryan Vitor yang masuk sebagai pengganti berhasil memberikan energi baru di sektor sayap. Namun, pengalaman dan kontribusi Raphinha tetap sulit tergantikan, terutama dalam fase krusial turnamen sekelas Piala Dunia.
Kini, seluruh perhatian publik Brasil dan Barcelona tertuju pada hasil pemeriksaan medis sang pemain. Jika cedera yang dialaminya cukup serius, Tim Samba dan Blaugrana sama-sama harus bersiap menghadapi skenario tanpa salah satu pemain terbaik mereka dalam beberapa waktu ke depan.
Sumber: Goal
BACA JUGA:
- Warga Israel Murka Usai Trump Capai Kesepakatan Damai dengan Iran: “Kami Dikhianati”
- DJP Soroti Potensi Kehilangan Pajak dari Program MBG, Surat Kepala BGN Lama Jadi Perhatian
- Cedera Raphinha Jadi Pukulan bagi Brasil dan Barcelona di Piala Dunia 2026
- Dokter Tifa Ditangkap Saat Ikuti Ujian S3 FKUI, Tim Hukum Pertanyakan Dasar Penangkapan
- Raih Anugerah Sahabat Pers SMSI 2026, Wali Kota Yamin Sebut Media Mata dan Telinga Kepala Daerah













