
REALITANYANEWS, JAKARTA – Meski sama-sama gagal lolos ke Piala Dunia 2026, Bulgaria tetap dinilai sebagai lawan yang tidak bisa dipandang sebelah mata oleh Timnas Indonesia. Negara Eropa Timur itu memiliki tradisi sepak bola kuat, sejarah mentereng, serta deretan legenda besar yang membuat namanya tetap disegani.
Salah satu pencapaian terbaik Bulgaria tercatat saat Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, ketika The Lions sukses finis di peringkat keempat. Pada turnamen yang sama, Bulgaria juga sempat menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan Jerman di babak perempat final.
Bulgaria juga dikenal melahirkan pemain-pemain kelas dunia, seperti Dimitar Berbatov yang pernah bersinar bersama Manchester United, serta Hristo Stoichkov, legenda FC Barcelona.
Kebesaran masa lalu Bulgaria kembali menjadi sorotan jelang partai final FIFA Series 2026 kontra Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026) pukul 20.00 WIB.
Pada laga sebelumnya, Bulgaria asuhan Aleksandar Dimitrov tampil impresif dengan membantai Kepulauan Solomon 10-2. Sementara Timnas Indonesia yang kini ditangani John Herdman menang meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis.
Secara ranking FIFA, Bulgaria memang berada jauh di atas Indonesia. Bulgaria menempati posisi ke-87 dunia, sedangkan Skuad Garuda berada di peringkat ke-121. Namun, pengamat sepak bola nasional Anton Sanjoyo menilai ranking bukan faktor yang harus ditakuti secara berlebihan.
“Kalau dari segi ranking, sebetulnya tidak perlu terlalu ditakuti. Indonesia pernah menghadapi lawan dengan ranking lebih baik dan mampu mendapatkan hasil positif,” ujar Anton.Meski demikian, Anton menegaskan kualitas permainan Bulgaria tetap sangat khas Eropa. Ia menyoroti kekuatan fisik, kecepatan, disiplin passing, hingga minimnya kesalahan teknis yang diperlihatkan Bulgaria saat menang besar atas Kepulauan Solomon.
Menurutnya, Bulgaria menunjukkan level permainan yang sudah sangat matang, baik dari sisi organisasi tim maupun transisi permainan.
Ia pun mengingatkan Timnas Indonesia agar tampil ekstra waspada, terutama menghadapi kecepatan pemain Bulgaria yang dinilai menjadi salah satu keunggulan utama.
“Bukan hanya fisiknya yang atletis, tapi kecepatan mereka juga sangat khas Eropa. Jarang salah passing dan pergerakannya sangat efisien,” katanya.Laga final FIFA Series 2026 diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi Timnas Indonesia. Di satu sisi, Skuad Garuda punya modal kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan telak di laga pertama. Namun di sisi lain, Bulgaria datang dengan pengalaman, tradisi, dan kualitas permainan yang membuat mereka tetap layak disebut lawan berbahaya.
Sumber: Bola.com
BACA JUGA:
- Bunda PAUD Banjarmasin Salurkan Tabungan Pendidikan Rp5 Juta untuk Anak Guru Honorer yang Wafat
- Pemko Banjarmasin Raih Terbaik II Indonesia Halal Industry Awards 2026
- Danantara dan Grup Bakrie Investasi US$450 Juta di HighPeak Energy, Bidik Aset Migas AS
- Prabowo Tunjuk Kementerian UMKM Jadi Pengampu Ojol, Ini Pembagian Tugasnya
- Pria Dilaporkan Tenggelam di Bunglai Aranio Banjar, Pencarian Masih Dilakukan














