REALITANYANEWS, RABAT – Sebuah keputusan mengejutkan baru saja mengguncang jagat sepak bola dunia. Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) secara resmi membatalkan kemenangan Senegal di final Piala Afrika 2025 dan menobatkan Timnas Maroko sebagai juara baru.
Keputusan ini keluar setelah proses banding yang diajukan Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) selama 57 hari pasca laga final yang digelar di Rabat pada 18 Januari lalu. Meski secara fisik Senegal memenangkan laga 1-0, CAF menyatakan hasil tersebut batal demi hukum.
Kronologi: Aksi Mogok Berujung Skor 0-3
Kontroversi bermula pada masa injury time babak kedua di laga final. Saat itu, wasit memberikan hadiah penalti untuk Maroko. Tak terima dengan keputusan tersebut, para pemain Senegal melakukan aksi walk out atau mogok main selama 15 menit. Meskipun akhirnya mereka kembali berlaga setelah dibujuk Sadio Mane, aksi tersebut dianggap sebagai pelanggaran berat.
Berdasarkan tinjauan Komite Banding CAF, Senegal dinyatakan melanggar:
- Pasal 82: Mengatur tentang tim yang menolak bermain atau meninggalkan lapangan tanpa izin wasit.
- Pasal 84: Menetapkan hukuman kekalahan otomatis dengan skor 0-3 bagi tim yang melanggar.
Reaksi Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF)
Pihak Maroko menegaskan bahwa langkah banding yang mereka ambil bukan untuk menyerang performa lawan, melainkan demi integritas aturan kompetisi.
"Pendekatannya tidak pernah dimaksudkan untuk menantang kinerja tim-tim yang berpartisipasi, tetapi semata-mata untuk meminta penerapan peraturan kompetisi," bunyi pernyataan resmi FRMF dikutip dari ESPN.Kemenangan “hijau” ini sekaligus mengakhiri puasa gelar panjang Maroko sejak pertama kali memenanginya pada tahun 1976 silam.
Senegal Siap Seret Kasus ke CAS
Di sisi lain, kubu Senegal tidak tinggal diam. Federasi Sepak Bola Senegal dikabarkan akan segera mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk menganulir hukuman yang dianggap sangat berat ini. Pasalnya, selain kehilangan gelar, kedua federasi juga dijatuhi denda sebesar 1 juta euro.
| Fakta Final AFCON 2025 | Detail Sebelumnya | Status Terbaru (Putusan CAF) |
| Pemenang | Senegal | Maroko |
| Skor Akhir | 1-0 | 0-3 (Walk Out) |
| Pencetak Gol | Pape Gueye | (Dibatalkan) |
| Gelar Ke- | 2 (Senegal) | 2 (Maroko) |
Drama ini diprediksi akan menjadi babak baru perseteruan dua kekuatan besar sepak bola Afrika. Bagi Maroko, trofi ini menjadi pelipur lara setelah pelatih mereka, Walid Regragui, sempat memutuskan mundur tak lama setelah kekalahan di lapangan tersebut.
Sumber: ESPN
BACA JUGA:
- Geger! CAF Cabut Gelar Juara Senegal, Maroko Resmi Dinobatkan Sebagai Raja Afrika 2025
- Libur Lebaran 2026, Program Makan Bergizi Gratis Rehat Sejenak: Anggaran Negara Hemat Rp5 Triliun!
- Pererat Silaturahmi, Saut Nathan Samosir Undang 800 Warga Banjarmasin Buka Puasa Bersama dan Berbagi Keberkahan
- Hiswana Migas Kalsel Gelar Buka Puasa Bersama, Pastikan Stok BBM Aman dan Mencukupi Jelang Arus Mudik 2026
- Dilan Kembali dengan Versi Dewasa! Ariel Noah dan Raline Shah Pemeran Sekuel Film ‘Dilan ITB 1997’













![Reuni Hangat Shin Tae-yong dan ‘Anak Emas’ di Tengah Isu Kembali Latih Timnas Indonesia, Komentar Sang Anak Jadi Sorotan Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, kembali mencuri perhatian publik setelah membagikan momen kebersamaan dengan tiga mantan anak asuhnya. [Instagram @shintaeyong7777]](https://realitanyanews.com/wp-content/uploads/2026/03/74049-shin-tae-yong-238x178.jpg)