
REALITANYANEWS, MANCHESTER – Mantan bek Manchester United, Paul Parker, mendesak Michael Carrick berani mencadangkan Bruno Fernandes demi memperbaiki performa lini tengah Setan Merah. Parker menilai sang kapten belum memberikan kontribusi yang cukup dan terlalu sering meluapkan frustrasi kepada rekan setimnya.
Desakan tersebut muncul menjelang lawatan Manchester United ke markas Leeds United pada Minggu (18/10/2026). MU membutuhkan kemenangan untuk mengakhiri catatan lima pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi.
Performa tim asuhan Carrick tengah menjadi sorotan setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspur di Liga Inggris, meski lawan harus bermain dengan 10 orang. Hasil itu menambah tekanan terhadap Carrick yang dituntut segera memperbaiki permainan tim.
Bruno Fernandes Dinilai Belum Maksimal
Fernandes sebenarnya tampil menonjol saat Manchester United meraih satu-satunya kemenangan mereka di Liga Inggris musim ini. Gelandang asal Portugal itu mencetak hattrick dan menyumbangkan satu assist dalam kemenangan 5-2 atas Ipswich Town.
Namun, kontribusi gol tersebut belum berlanjut dalam lima pertandingan liga lainnya. Kondisi itu menjadi salah satu alasan Parker mempertanyakan performa sang kapten.
Dalam wawancara dengan Metro yang dikutip TEAMtalk, Parker menilai Fernandes belum cukup menunjukkan kepemimpinan dan kontribusi di tengah kesulitan yang dialami tim.
“Mereka tidak memiliki sosok yang benar-benar memimpin. Fernandes tidak memberikan cukup banyak kontribusi dan menjalani musim yang buruk,” kata Parker.Ia juga menyoroti sikap Fernandes yang dinilai terlalu mudah frustrasi dan melampiaskannya kepada rekan setim. Menurut Parker, para pemain MU seharusnya lebih mengutamakan kebersamaan ketika tim sedang mengalami periode sulit.

Carrick Diminta Berani Mengubah Lini Tengah
Parker meminta Carrick mempertimbangkan perubahan komposisi pemain, termasuk mencadangkan Fernandes. Ia ingin Manchester United menurunkan lebih banyak pemain yang mampu menjaga intensitas permainan dan bekerja keras sepanjang pertandingan.
“Dia terlalu mudah frustrasi dan melampiaskannya kepada rekan setim. Padahal, saat ini semua pemain harus bersatu. Saya akan mencadangkan Fernandes dan berusaha menurunkan sebanyak mungkin pemain yang memiliki tenaga untuk berlari,” ujarnya.Selain Fernandes, Parker juga menyinggung performa Youri Tielemans dan Kobbie Mainoo setelah pertandingan melawan Tottenham. Menurutnya, Carrick perlu mengevaluasi kontribusi para pemain di lini tengah untuk menemukan kombinasi yang lebih efektif.
Parker menegaskan bahwa penilaian terhadap pemain tidak seharusnya hanya bergantung pada statistik. Baginya, kerja keras dan kontribusi nyata selama pertandingan merupakan bagian penting dari performa seorang pemain.
“Saya tidak tertarik dengan berbagai istilah baru yang sering digunakan orang, seperti statistiknya bagus. Saya berbicara tentang kerja keras selama 90 menit. Ketika seorang pemain meninggalkan lapangan, orang-orang harus tahu bahwa dia sudah memberikan segalanya,” tuturnya.
Parker Tak Ingin Carrick Dipecat
Meski mengkritik keputusan dan performa di Manchester United, Parker tidak menganggap pemecatan Carrick sebagai solusi atas masalah klub.
Mantan pemain yang menghabiskan lima tahun di Old Trafford tersebut menilai persoalan MU lebih mendasar dan tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada pelatih.
“Saya rasa Manchester United tidak bisa begitu saja memecat Michael Carrick,” kata Parker dalam wawancara melalui FreeBets.Ia meminta manajemen klub mengevaluasi persoalan yang terus berulang selama beberapa tahun terakhir, alih-alih menjadikan pergantian pelatih sebagai jalan keluar setiap kali hasil pertandingan mengecewakan.
“Masalahnya bukan benar-benar pada Michael Carrick, melainkan Manchester United. Anda tidak bisa terus-menerus menyalahkan manajer,” ujarnya.Parker menegaskan dukungannya kepada Carrick bukan semata-mata karena mereka pernah menjadi bagian dari klub yang sama. Ia mengaku akan mendukung siapa pun yang menangani MU karena menilai situasi yang dihadapi pelatih saat ini tidak mudah.
Ia juga mempertanyakan ambisi jajaran petinggi klub untuk kembali bersaing memperebutkan gelar Liga Inggris.
“Jika tidak ada ambisi dari pihak di atas untuk berusaha memenangi gelar liga, bagaimana hal itu bisa terjadi di Manchester United?” ucap Parker.
Laga Kontra Leeds Jadi Ujian Berikutnya
Manchester United kini menghadapi tekanan untuk segera membenahi performa setelah melewati lima pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi.
Pertandingan melawan Leeds United akan menjadi ujian berikutnya bagi Carrick. Selain mengejar hasil positif, ia juga harus menentukan komposisi lini tengah yang dinilai mampu memberikan keseimbangan dan intensitas permainan.
Desakan Parker untuk mencadangkan Fernandes menambah sorotan terhadap keputusan Carrick menjelang laga tersebut. Namun, keputusan akhir mengenai susunan pemain tetap berada di tangan sang pelatih.
Sumber: Teamtalk
BACA JUGA:
- Singapura Peringatkan Tujuh Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla dan Kabut Asap
- Paul Parker Minta Carrick Berani Cadangkan Bruno Fernandes di MU
- BEI Siapkan Bukti Transformasi Pasar Modal untuk Klarifikasi ke MSCI
- Pemko Banjarmasin Terima 187 Sertipikat Hak Pakai PSU Perumahan dari Kantor Pertanahan
- Pemko Banjarmasin Perkuat Sinergi dengan Dewan Pertahanan Nasional untuk Jaga Stabilitas Daerah














