REALITANYANEWS, BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Banjarmasin akhir Tahun Anggaran 2025, Rabu (25/3/2026), di ruang paripurna DPRD.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Rikval Fachruri, didampingi Wakil Ketua Harry Wijaya dan Muhammad Isnaini. Turut hadir Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR beserta jajaran kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.
Dalam penyampaiannya, Wali Kota memaparkan sejumlah capaian pembangunan sepanjang 2025 yang menunjukkan tren positif, meski di tengah tantangan penguatan infrastruktur, sektor pariwisata, serta pengelolaan ekosistem sungai. Hal ini sejalan dengan tema pembangunan “Penguatan sarana dan prasarana kota sebagai pusat perekonomian, kebudayaan Banjar, dan pariwisata berbasis sungai” dalam mewujudkan visi Banjarmasin Maju Sejahtera.
Dari sisi demografi, jumlah penduduk Kota Banjarmasin hingga akhir 2025 tercatat sebanyak 683.091 jiwa, dengan pertumbuhan yang relatif terkendali di kisaran 0,1 hingga 0,21 persen dalam lima tahun terakhir.
Sejumlah indikator makro juga menunjukkan perbaikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat 0,35 persen dibanding tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi naik tipis dari 5,63 persen menjadi 5,66 persen, sementara angka kemiskinan berhasil ditekan dari 4,58 persen menjadi 4,52 persen.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita atas dasar harga berlaku juga mengalami kenaikan dari Rp68,28 juta menjadi Rp73,74 juta atau tumbuh sekitar 8 persen. Selain itu, ketimpangan pendapatan yang diukur melalui rasio gini menurun dari 0,35 menjadi 0,31. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga turun dari 6,56 persen menjadi 6,49 persen.
Dari sisi anggaran, pendapatan daerah pada APBD Perubahan mengalami penurunan sebesar Rp15,04 miliar atau 0,64 persen. Sebaliknya, pembiayaan daerah meningkat signifikan sebesar Rp16,14 miliar atau 29,66 persen.

Wali Kota menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan. Namun, ia mengakui masih terdapat berbagai tantangan pembangunan yang perlu diselesaikan ke depan.
“LKPJ ini menjadi gambaran atas pelaksanaan pemerintahan daerah sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pembangunan Kota Banjarmasin ke depan,” ujarnya.Ia juga meminta seluruh jajaran SKPD untuk terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi agar pembangunan di tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal dan berdampak luas bagi masyarakat.
Menutup rangkaian kegiatan, suasana keakraban terlihat dalam agenda halal bihalal antara Wali Kota, jajaran SKPD, dan pimpinan DPRD Kota Banjarmasin, yang turut memperkuat sinergi kelembagaan pasca-Hari Raya Idulfitri.
Sumber: Diskominfo Banjarmasin
BACA JUGA:
- Pemkot Banjarmasin Lakukan Penyegaran Struktural, Tujuh Pejabat Dirotasi
- Wali Kota Banjarmasin Sampaikan LKPJ 2025, Tekankan Penguatan Sinergi Pembangunan 2026
- Viral 7 Anjing Kabur dari Pencuri di China, Jalan 17 Km Demi Pulang ke Rumah
- Akhir Era Sang Raja Mesir: Mohamed Salah Resmi Tinggalkan Liverpool di Penghujung Musim 2026
- Timnas Indonesia mulai persiapan FIFA Series 2026 dengan jersey baru Kelme. Elkan Baggott kembali














