Beranda Football John Herdman Prioritaskan Indonesia, Tolak Tawaran Jamaika dan Honduras

John Herdman Prioritaskan Indonesia, Tolak Tawaran Jamaika dan Honduras

Mantan pelatih timnas Kanada John Herdman (Reuters)
Mantan pelatih timnas Kanada John Herdman (Reuters)

REALITANYANEWS, JAKARTA – Nama John Herdman semakin menguat sebagai kandidat terdepan pelatih baru Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris tersebut dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal dengan PSSI untuk menangani skuad Garuda, meski sebelumnya diminati sejumlah negara di kawasan CONCACAF.

Media Honduras, Diario Diez, melaporkan bahwa Herdman menolak tawaran serius dari Timnas Jamaika dan Honduras demi memprioritaskan proyek jangka panjang bersama Indonesia. Jamaika disebut sangat ingin merekrut Herdman untuk memimpin Reggae Boys pada babak play-off antarbenua menuju Piala Dunia 2026, namun sang pelatih memilih arah berbeda.

“Pelatih asal Inggris itu hampir kembali ke CONCACAF setelah bernegosiasi dengan Jamaika menyusul pengunduran diri Steve McClaren. Namun, Herdman menolak tawaran tersebut dan memprioritaskan Indonesia,” tulis Diario Diez, Rabu (17/12/2025).

Dalam laporan yang sama, Honduras juga disebut sempat menjadikan Herdman sebagai kandidat favorit untuk menggantikan Reinaldo Rueda. Antusiasme publik dan media Honduras bahkan cukup tinggi terhadap nama Herdman, namun proses negosiasi yang sudah berjalan dengan Indonesia membuat peluang tersebut tertutup.

PSSI sendiri dikabarkan telah mempersempit daftar kandidat pelatih dari lima nama menjadi dua opsi utama, yakni John Herdman dan Giovanni van Bronckhorst. Keputusan Herdman menolak Jamaika dinilai sebagai sinyal kuat keseriusannya terhadap proyek Timnas Indonesia.

Pelatih berusia 50 tahun itu dikenal luas sebagai arsitek kebangkitan sepak bola Kanada. Herdman sukses mengakhiri penantian 36 tahun dengan membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar, bahkan finis sebagai juara kualifikasi zona CONCACAF. Meski Kanada kalah dalam tiga laga fase grup melawan Belgia, Kroasia, dan Maroko, capaian tersebut tetap dinilai sebagai prestasi bersejarah.

Tak hanya itu, Herdman juga berhasil mengangkat peringkat FIFA Kanada dari posisi 95 hingga menembus jajaran 30 besar dunia. Ia dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan disiplin tinggi serta membangun kultur kebersamaan tim yang kuat, yang kerap disebut pemain sebagai “brother culture.”

Sebelum menangani tim putra Kanada, Herdman juga mencatat prestasi gemilang bersama Timnas Putri Kanada, dengan mempersembahkan dua medali perunggu Olimpiade pada London 2012 dan Rio de Janeiro 2016. Rekam jejak tersebut menjadikannya pelatih pertama yang mampu membawa tim putra dan putri dari satu negara tampil di Piala Dunia.

Jika resmi diumumkan PSSI, Herdman akan menghadapi tantangan besar bersama Timnas Indonesia. Tekanan publik, ekspektasi tinggi, serta target prestasi jangka panjang akan menjadi ujian tersendiri bagi sang pelatih. Namun, dengan rekam jejak dan pengalaman internasionalnya, kehadiran John Herdman diyakini bisa membuka babak baru bagi sepak bola Indonesia.

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini