Beranda KALSEL Bukan Hadiah, Ini Perjuangan Harya dari Banjarmasin hingga ke Istana Merdeka

Bukan Hadiah, Ini Perjuangan Harya dari Banjarmasin hingga ke Istana Merdeka

Harya bersama rekan-rekan Paskibraka dalam momen kebersamaan pada rangkaian kegiatan Paskibraka Nasional 2026. Foto Dok Istimewa
Harya bersama rekan-rekan Paskibraka dalam momen kebersamaan pada rangkaian kegiatan Paskibraka Nasional 2026. Foto Dok Istimewa

REALITANYANEWS, BANJARMASIN — Dari lapangan basket SMA Negeri 7 Banjarmasin hingga berdiri di hadapan Sang Merah Putih di Istana Merdeka. Perjalanan I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti menjadi Paskibraka Nasional 2026 bukan datang dalam satu malam.

Ada proses panjang, disiplin, pengorbanan, dan kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja keras.

Pelajar SMA Negeri 7 Banjarmasin itu dipercaya mewakili Kalimantan Selatan sebagai Paskibraka tingkat nasional 2026. Pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), Harya mendapat tugas sebagai pengerek Sang Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta.

Tugas tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan Harya, sekaligus membawa nama Banjarmasin dan Kalimantan Selatan ke panggung nasional.

I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti mengenakan seragam Paskibraka Nasional 2026 sebelum menjalankan tugas di Istana Merdeka. Foto Dok Istimewa
I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti mengenakan seragam Paskibraka Nasional 2026 sebelum menjalankan tugas di Istana Merdeka. Foto Dok Istimewa

Berawal dari Lapangan Basket

Harya lahir di Bandung dari pasangan Kolonel Cpl I Nyoman Darmana, S.T., M.I.Pol. dan Luh Putu Karunia Mukti Widyasih.

Sebagai putra prajurit TNI, masa kecil Harya tidak lepas dari perpindahan tempat mengikuti penugasan orang tuanya. Namun, Banjarmasin kemudian menjadi salah satu kota yang memiliki tempat khusus dalam perjalanan hidupnya.

Ia pernah menempuh pendidikan di TK Kartika V-29 Banjarmasin, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 7 Banjarmasin.

Di sekolah tersebut, Harya lebih dahulu dikenal sebagai seorang atlet basket. Ia aktif memperkuat Tim Basket Spensev dan menghabiskan banyak waktunya di lapangan.

Ketika masuk SMA Negeri 7 Banjarmasin, jalan menuju Paskibraka sebenarnya belum menjadi rencana utama.

Kesempatan itu justru datang dari ajakan seorang teman untuk mengikuti seleksi.

Dari keputusan sederhana tersebut, perjalanan panjang Harya kemudian dimulai.

Harya bersama keluarga dalam sebuah momen kebersamaan di tengah perjalanan sebagai Paskibraka Nasional 2026. Foto Dok Istimewa
Harya bersama keluarga dalam sebuah momen kebersamaan di tengah perjalanan sebagai Paskibraka Nasional 2026. Foto Dok Istimewa

Seleksi Berbulan-bulan hingga Tingkat Nasional

Sejak Desember 2025, Harya mengikuti rangkaian seleksi Paskibraka mulai dari tingkat Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan hingga seleksi tingkat pusat.

Setelah dinyatakan lolos, persiapannya semakin serius.

Mulai Februari 2026, Harya menjalani berbagai persiapan untuk memenuhi standar sebagai calon Paskibraka nasional. Bukan hanya latihan baris-berbaris, persiapan tersebut juga mencakup pemeriksaan kesehatan dan pembinaan fisik.

Ia menjalani operasi amandel, perawatan gigi, perawatan kulit, konsultasi dengan ahli gizi, hingga latihan jasmani dan kesamaptaan secara rutin.

Setiap tahapan menuntut kedisiplinan dan konsistensi. Waktu latihan, kondisi fisik, pola makan, hingga kesehatan harus dijaga agar tetap berada dalam kondisi terbaik.

Harya kemudian mengikuti pemusatan dan pelatihan nasional sejak 14 Juli 2026.

Dalam proses tersebut, ia dipercaya menjadi bagian dari Kelompok 8, tim inti pengibar bendera.

Perjalanan yang sebelumnya dimulai dari ajakan seorang teman akhirnya membawa Harya ke salah satu tugas paling bergengsi bagi seorang pelajar Indonesia pada momentum peringatan kemerdekaan.

Momen kebersamaan Harya bersama sejumlah tokoh dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. FOto Dok Istimewa
Harya bersama sejumlah pejabat dan anggota keluarga dalam rangkaian kegiatan Paskibraka Nasional 2026. FOto Dok Istimewa

Memilih Tetap di Banjarmasin

Di balik perjalanan tersebut terdapat pilihan personal yang tidak kalah penting.

Ketika orang tuanya kembali harus berpindah tugas, Harya memilih tetap menyelesaikan masa SMA-nya di Banjarmasin.

Keputusan itu membuat Banjarmasin bukan sekadar tempat ia bersekolah.

Kota ini menjadi bagian dari masa kecil, pendidikan, perjalanan sebagai atlet basket, hingga proses pembentukan karakter Harya sebelum akhirnya dipercaya membawa nama Kalimantan Selatan ke tingkat nasional.

Meski memiliki darah Bali, Harya tumbuh dengan kecintaan terhadap Banjarmasin dan Kalimantan Selatan.

Karena itu, ketika kesempatan mewakili daerah di tingkat nasional datang, tugas tersebut tidak sekadar dipandang sebagai pencapaian pribadi.

Ada nama daerah yang ikut dibawanya.

Harya bersama sejumlah pejabat dan anggota keluarga dalam rangkaian kegiatan Paskibraka Nasional 2026. Foto Dok Istimewa
Harya bersama sejumlah pejabat dan anggota keluarga dalam rangkaian kegiatan Paskibraka Nasional 2026. Foto Dok Istimewa

Dari Banjarmasin Membawa Nama Kalimantan Selatan

Ayah Harya, Kolonel Cpl I Nyoman Darmana, S.T., M.I.Pol., mengatakan keluarga selalu memberikan dukungan terhadap cita-cita positif anak-anaknya.

Ia mengaku bangga melihat putranya mendapatkan kepercayaan untuk menjadi bagian dari Paskibraka Nasional 2026.

“Kami sangat bangga. Kami selalu mendukung dan mendoakan semua cita-cita positif anak-anak kami. Pesan kami untuk masyarakat, selalu berpikir positif, karena sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan pasti bermanfaat untuk kemajuan Indonesia,” ujar Nyoman.

Bagi keluarga, posisi Harya sebagai pengerek Sang Saka Merah Putih bukanlah sebuah hadiah yang datang begitu saja.

Kepercayaan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan persiapan, disiplin, pengorbanan, serta kerja keras.

Harya pun telah melewati setiap tahapan hingga akhirnya berdiri di Istana Merdeka membawa nama Kalimantan Selatan.

Pada akhirnya, perjalanan Harya bukan hanya tentang mengerek bendera.

Ini tentang seorang anak muda yang berani mengambil kesempatan, menjalani proses dengan sungguh-sungguh, dan menjaga kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Dari Banjarmasin, langkah Harya sampai ke Istana Merdeka.

Dari Kalimantan Selatan, untuk Indonesia.

BACA JUGA:

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini