
REALITANYANEWS, JAKARTA — Penampakan Pulau Kalimantan dari luar angkasa terlihat berbeda di tengah meningkatnya aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Citra satelit NOAA-20 yang ditampilkan melalui platform NASA Worldview memperlihatkan sebagian wilayah Kalimantan tertutup hamparan putih dan abu-abu, sementara daratan hijau masih terlihat di sejumlah bagian.
Citra tersebut diambil pada 20 Agustus 2026 menggunakan instrumen VIIRS dengan mode Corrected Reflectance (True Color).
Dalam visual tersebut, tutupan putih tampak cukup luas terutama di bagian tengah hingga selatan Kalimantan. Sementara wilayah pesisir dan perairan di sekitar pulau terlihat lebih kontras.
Namun, tampilan putih pada citra satelit tersebut tidak dapat langsung disimpulkan seluruhnya sebagai asap akibat karhutla.
Pada mode True Color, awan juga terlihat berwarna putih. Karena itu, citra tersebut lebih tepat dipahami sebagai gambaran kondisi permukaan dan atmosfer Kalimantan saat satelit melintas.
Meski demikian, kondisi tersebut berada di tengah meningkatnya aktivitas titik panas di sejumlah wilayah Kalimantan.

Ribuan Titik Panas Terdeteksi
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang tercantum dalam materi, sebanyak 1.106 titik panas terdeteksi di Kalimantan.
Sebarannya meliputi:
- Kalimantan Barat: 521 titik
- Kalimantan Tengah: 424 titik
- Kalimantan Timur: 103 titik
- Kalimantan Selatan: 40 titik
- Kalimantan Utara: 18 titik
Data tersebut menunjukkan Kalimantan menjadi salah satu wilayah dengan konsentrasi titik panas yang tinggi ketika ancaman karhutla meningkat.
Selain Kalimantan, BMKG juga mendeteksi titik panas di wilayah lain di Indonesia. Sumatra tercatat memiliki 34 titik, sedangkan Papua mencapai 179 titik berdasarkan data yang tercantum dalam materi.

Musim Kemarau Tingkatkan Risiko
Kondisi kering selama musim kemarau turut meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Dalam materi disebutkan, BMKG telah mengingatkan bahwa risiko karhutla diperkirakan meningkat pada periode Agustus hingga September, terutama di sejumlah wilayah seperti Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Situasi tersebut membuat pemantauan titik panas dan kondisi lapangan menjadi penting untuk mendeteksi potensi kebakaran sedini mungkin.
Citra satelit menjadi salah satu teknologi yang dapat membantu melihat kondisi wilayah dari ketinggian sekaligus memberikan gambaran mengenai sebaran fenomena yang terjadi di permukaan.

Kalimantan Terlihat Berbeda dari Antariksa
Kalimantan selama ini dikenal memiliki kawasan hutan tropis yang luas dan menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna.
Ketika dilihat dari luar angkasa, perubahan tampilan wilayah tersebut memberikan gambaran berbeda mengenai kondisi pulau yang biasanya didominasi warna hijau.
Hamparan putih dan abu-abu pada citra NOAA-20 memperlihatkan bagaimana kondisi atmosfer dapat terlihat secara luas dalam satu pengamatan satelit.
Meski citra tersebut tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan seluruh tutupan putih sebagai asap karhutla, keberadaan ribuan titik panas yang terdeteksi di Kalimantan menunjukkan bahwa ancaman kebakaran memang perlu mendapat perhatian.
Bagi masyarakat, kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan.
Kesadaran untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta melaporkan indikasi kebakaran sedini mungkin juga menjadi bagian penting dalam upaya menjaga hutan dan lingkungan.
Dari daratan, karhutla mungkin terlihat sebagai persoalan yang terjadi di titik-titik tertentu. Namun dari antariksa, kondisi Kalimantan memberikan gambaran yang jauh lebih luas.
Di balik hamparan putih yang terlihat dari satelit, ada pesan penting: menjaga hutan dan mencegah kebakaran berarti menjaga ruang hidup yang menjadi bagian penting bagi masyarakat dan ekosistem Kalimantan.
Sumber: CNN Indonesia
BACA JUGA:
- El Rumi Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Kuasa Hukum Minta Publik Tak Berspekulasi
- Citra Satelit NASA Tunjukkan Kalimantan Diselimuti Putih di Tengah Ancaman Karhutla
- CFD Banjarmasin Makin Semarak, RC Rally Jadi Perhatian Warga
- Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang, Trio Motor Bagikan Tips #CariAman Berkendara
- Bukan Hadiah, Ini Perjuangan Harya dari Banjarmasin hingga ke Istana Merdeka












