Beranda Metropolis Jokowi Bermalam di Tenda Pengungsian Korban Gempa NTT

Jokowi Bermalam di Tenda Pengungsian Korban Gempa NTT

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (16/9) kemarin. (CNN Indonesia/Elly)
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (16/9) kemarin. (CNN Indonesia/Elly)

REALITANYANEWS, SIKKA – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), mengunjungi warga terdampak gempa bumi di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Rabu (16/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi berdialog langsung dengan masyarakat di Dusun Cawalo, Desa Rokirole, Kecamatan Palue. Ia juga meninjau kondisi rumah dan infrastruktur yang rusak akibat gempa serta menyerahkan bantuan kepada warga.

Kunjungan Jokowi menjadi perhatian masyarakat karena ia memutuskan untuk bermalam bersama warga di lokasi pengungsian. Hal tersebut dilakukan di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa bumi Flores.

Jokowi Tinjau Rumah Warga yang Rusak

Jokowi bersama rombongan menyusuri permukiman warga dan melihat langsung sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan.

Dalam salah satu kesempatan, Jokowi berbincang dengan warga mengenai tempat tinggal sementara yang digunakan setelah rumah mereka terdampak gempa.

“Mama tidur di mana?” tanya Jokowi kepada salah seorang warga.
“Tidur di tenda, Bapak, tempat pengungsian,” jawab warga tersebut.

Jokowi juga mendatangi rumah warga lain yang mengalami kerusakan parah hingga hampir tidak berbentuk.

“Ini nanti diurus ya, Pak, sama Bupati Sikka, biar nanti pemerintah yang pegang,” ujar Jokowi.

Bermalam Bersama Warga di Posko Pengungsian

Selain berdialog dan meninjau kerusakan, Jokowi memutuskan menginap di tenda pengungsian bersama warga Desa Rokirole.

Kehadiran Jokowi disambut antusias masyarakat setempat. Warga juga menyambut kedatangannya melalui tradisi adat Palue.

Penyambutan dilakukan melalui doa adat Pa’e, pemercikan air kelapa atau Thambo Wae, serta pengalungan sarung adat oleh tetua adat dan perwakilan warga.

Koordinator kegiatan kunjungan Jokowi di Desa Rokirole, Benyamin Cawa, mengatakan kehadiran mantan presiden tersebut memberikan kekuatan moral bagi masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa.

“Kehadiran Bapak Jokowi ini merupakan sebuah kekuatan untuk membangkitkan semangat kami bahwa kami tidak sendirian di bencana ini,” kata Benyamin.

Warga Berharap Palue Tidak Dilupakan

Koordinator Posko Utama Desa Rokirole, Nikodemus W. Lowo, mengaku senang dengan kunjungan Jokowi ke tengah masyarakat terdampak.

Ia mengatakan warga merasa terharu karena Jokowi datang langsung untuk melihat kondisi pengungsi dan bahkan bersedia bermalam di lokasi pengungsian.

Nikodemus berharap perhatian terhadap masyarakat Palue tidak berhenti setelah kunjungan tersebut berakhir.

“Ketika dia pulang pun, satu harapan kami, jangan pernah lupa orang Cawalo, jangan pernah lupa orang Palue,” tegasnya.

Ribuan Warga Masih Mengungsi

Gempa bumi Flores yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 masih berdampak terhadap masyarakat Pulau Palue.

Sejumlah warga masih bertahan di posko pengungsian terpusat maupun tenda keluarga yang didirikan di sekitar rumah masing-masing.

Kunjungan Jokowi dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat, mendengar kebutuhan warga, serta memberikan dukungan bagi proses pemulihan pascabencana.

Sumber: Antara

BACA JUGA:

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini