Beranda Olahraga Presiden DFB Kritik Gianni Infantino: “Sistem Ini Harus Diakhiri”

Presiden DFB Kritik Gianni Infantino: “Sistem Ini Harus Diakhiri”

Presiden CONCACAF, Victor Montagliani (kiri), dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyaksikan upacara penyerahan trofi setelah Meksiko mengalahkan Amerika Serikat 2-1 untuk memenangkan Gold Cup CONCACAF 2025 antara Amerika Serikat dan Meksiko di Stadion NRG pada 6 Juli 2025 di Houston, Texas. (Omar Vega/Getty Images/Getty Images via AFP)
Presiden CONCACAF, Victor Montagliani (kiri), dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyaksikan upacara penyerahan trofi setelah Meksiko mengalahkan Amerika Serikat 2-1 untuk memenangkan Gold Cup CONCACAF 2025 antara Amerika Serikat dan Meksiko di Stadion NRG pada 6 Juli 2025 di Houston, Texas. (Omar Vega/Getty Images/Getty Images via AFP)

REALITANYANEWS, JAKARTA – Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB), Bernd Neuendorf, kembali menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan Presiden FIFA Gianni Infantino.

Neuendorf bahkan menyerukan agar apa yang ia sebut sebagai “sistem Infantino” di tubuh FIFA segera diakhiri.

“Yang penting adalah sistem Infantino ini juga harus diakhiri. Ini bahkan mutlak diperlukan,” ujar Neuendorf kepada RTL/ntv.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Neuendorf menghadiri pertemuan Komite Eksekutif UEFA dan Dewan FIFA di Thessaloniki, Yunani.

Ia juga mengakui bahwa hubungan kepercayaan antara dirinya, Gianni Infantino, dan jajaran kepemimpinan FIFA saat ini telah mengalami keretakan.

“Hubungan kepercayaan dengan Gianni Infantino, dengan kepemimpinan FIFA ini, tentu saja sudah hancur,” tegasnya.

Kritik terhadap Kepemimpinan Infantino

Gianni Infantino saat ini disebut tengah membidik masa jabatan berikutnya sebagai Presiden FIFA. Pemilihan Presiden FIFA dijadwalkan berlangsung pada Maret mendatang.

Namun, rencana Infantino untuk kembali memimpin FIFA mendapat penolakan dari sejumlah pihak di Eropa.

Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah rencana investasi Piala Dunia serta sejumlah kebijakan FIFA yang dinilai kontroversial oleh beberapa federasi sepak bola Eropa.

UEFA yang dipimpin Aleksander Čeferin juga disebut tengah berupaya membangun dukungan untuk menghadapi pencalonan kembali Infantino.

Sejumlah asosiasi sepak bola Eropa bahkan dikabarkan telah menarik dukungan mereka terhadap Infantino. Prancis dan Austria disebut menjadi dua federasi terbaru yang mengambil langkah tersebut.

Meski demikian, DFB belum secara resmi mencabut dukungannya kepada Infantino. Neuendorf sebelumnya hanya mengonfirmasi bahwa federasi sepak bola Jerman tidak akan menandatangani surat dukungan yang disiapkan FIFA.

Yunani Disebut Tak Lagi Mendukung Infantino

Sikap kritis terhadap Infantino juga disampaikan Presiden Federasi Sepak Bola Yunani (EPO), Makis Gagatsis.

Gagatsis menegaskan bahwa Infantino tidak dapat mengandalkan dukungan Yunani dalam pemilihan mendatang.

“Kami melihat berbagai hal terjadi di Piala Dunia yang tidak dapat diterima oleh opini publik sepak bola. Kemudian muncul program untuk menjual hak siar Piala Dunia dan kami jelas menentangnya. Karena itu, kami menarik dukungan terhadap Presiden FIFA,” ujar Gagatsis.

UEFA disebut tengah melakukan komunikasi dengan sejumlah asosiasi anggota untuk membangun mayoritas yang menentang Infantino.

Selain itu, UEFA juga sedang mempertimbangkan perubahan terhadap sistem yang berlaku di FIFA.

UEFA bahkan diperkirakan akan mengajukan kandidat penantang Infantino sebelum batas waktu pencalonan pada 18 November.

Dengan munculnya kritik dari sejumlah federasi Eropa, persaingan menuju pemilihan Presiden FIFA mendatang diperkirakan menjadi perhatian dalam dinamika sepak bola internasional.

Sumber: Del Spiegel

BACA JUGA:

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini