Beranda Metropolis Viral Video Sembako Menumpuk di Gedung Sosial Aceh Tamiang, Warga Kelaparan Menunggu...

Viral Video Sembako Menumpuk di Gedung Sosial Aceh Tamiang, Warga Kelaparan Menunggu Distribusi

Viral Video Sembako Menumpuk di Gedung Sosial Aceh Tamiang, Warga Kelaparan Menunggu Distribusi
Viral Video Sembako Menumpuk di Gedung Sosial Aceh Tamiang, Warga Kelaparan Menunggu Distribusi

REALITANYANEWS, ACEH – Sebuah video yang memperlihatkan tumpukan bantuan sembako diduga untuk korban bencana di Aceh Tamiang viral di media sosial pada Sabtu, 6 Desember 2025. Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall dan langsung memicu perbincangan publik.

Dalam rekaman itu, terlihat ratusan kardus berisi air mineral, mie instan, beras, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya menumpuk di dalam sebuah bangunan yang disebut sebagai Gedung Sosial Paya Bedi, Aceh Tamiang. Narasi dalam video menyebut bahwa bantuan tersebut telah dikumpulkan sejak beberapa hari lalu, namun belum kunjung disalurkan kepada warga terdampak banjir.

Tangkapan layar percakapan yang turut diunggah memperkuat klaim bahwa logistik memang ditempatkan di gedung tersebut sebelum didistribusikan. Namun, muncul dugaan dari warganet bahwa bantuan tertahan dan tidak segera dibagikan kepada masyarakat yang tengah membutuhkan makanan darurat.

Sejumlah pengguna media sosial juga melontarkan kritik terkait lambatnya distribusi. Salah satu akun TikTok, @MamaBa****, mengungkapkan bahwa warga sudah kelaparan dan sangat membutuhkan pasokan makanan. Kondisi itu disebut memperburuk keadaan pengungsi di berbagai titik terdampak banjir.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan bantuan sembako tersebut belum didistribusikan. Belum ada klarifikasi terkait mekanisme penyaluran, hambatan di lapangan, maupun kebenaran lokasi dalam video.

Konten yang beredar tersebut masih bersumber dari narasi warganet dan memerlukan verifikasi lebih lanjut. Meski begitu, publik berharap pemerintah daerah segera memberikan penjelasan untuk menghindari kesimpangsiuran informasi, serta memastikan proses distribusi logistik berlangsung transparan dan tepat sasaran di tengah situasi darurat bencana.

Sumber: indonesians.id

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini