Beranda Metropolis Boy Prata Libas Londo Lewat KO di Ronde 2, Hidung Londo Langsung...

Boy Prata Libas Londo Lewat KO di Ronde 2, Hidung Londo Langsung Berdarah!

Ramadhani Londo vs Boy Prata Panaskan BYON Combat Showbiz Vol. 6, Duel Bantamweight Berakhir Cepat. Foto Dok Byon
Ramadhani Londo vs Boy Prata Panaskan BYON Combat Showbiz Vol. 6, Duel Bantamweight Berakhir Cepat. Foto Dok Byon

REALITANYANEWS, JAKARTA – Laga panas Indonesia vs Malaysia kembali jadi sorotan di BYON Combat Showbiz Vol. 6 melalui pertarungan antara Ramadhani Londo yang mewakili Indonesia dan Boy Prata dari Malaysia. Duel bantamweight dengan format tiga ronde kickstriking yang di gelar Sabtu (22/11/2025) di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Kedua fighter turun dengan modal dan profil yang sama kuat. Ramadhani Londo, 27 tahun, memiliki rekor 1-1-0, dengan tinggi 170 cm dan berat 55 kg. Sementara lawannya, Boy Prata, 24 tahun, datang dengan pengalaman lebih matang lewat catatan 38 menang, 7 kalah, 1 imbang dalam kariernya.

Meskipun laga ini menjadi kickstriking debut bagi Boy Prata di BYON, tekanan mental dan pengalaman bertanding tampak berpihak kepada petarung Malaysia tersebut.

Sejak ronde pertama dimulai, pertandingan berjalan dalam tempo cepat. Londo mencoba menguasai jarak dengan serangan kaki, tetapi Boy Prata tampil jauh lebih agresif dan percaya diri. Beberapa kombinasi pukulan kanan-kiri Boy Prata mulai masuk dan memaksa Londo bertahan.

Momentum berubah drastis ketika satu pukulan telak mendarat tepat di wajah Londo. Hidungnya langsung mengeluarkan darah, memicu sorakan penonton dan membuat tekanan mental semakin berat bagi petarung Indonesia.

Memasuki ronde kedua, situasi makin mengarah ke dominasi penuh Boy Prata. Dengan ritme serangan yang stabil dan akurat, Boy kembali melepaskan kombinasi mematikan yang membuat Londo tumbang.

Wasit menghentikan pertandingan dan menyatakan kemenangan KO untuk Boy Prata di ronde kedua.

Kemenangan ini menjadi penanda debut gemilang Boy Prata dalam arena kickstriking BYON, sekaligus menegaskan reputasinya sebagai salah satu petarung paling berbahaya dari Malaysia.

Pertarungan ini bukan hanya tentang dua petarung, tetapi juga persaingan panjang Indonesia–Malaysia di dunia combat sports. Antusiasme penonton terlihat jelas, baik di arena maupun di kolom live chat yang penuh teriakan dukungan.

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini