REALITANYANEWS, JAKARTA – Ruben Amorim dipecat Manchester United pada Senin (5/1/2026) pagi waktu setempat. Keputusan tersebut diumumkan menyusul evaluasi internal klub usai hasil imbang 1-1 melawan Leeds United di Liga Inggris.
Kabar pemecatan juru taktik asal Portugal itu pertama kali diungkap oleh pakar transfer Fabrizio Romano melalui akun media sosial X. Manchester United disebut telah mengambil keputusan final untuk mengakhiri kerja sama dengan Amorim setelah 14 bulan masa kepelatihan.
Selama menangani Setan Merah, Ruben Amorim mencatatkan persentase kemenangan 38 persen. Dari total 63 pertandingan di semua kompetisi, Manchester United meraih 24 kemenangan, 18 hasil imbang, dan menelan 21 kekalahan.
Konflik Internal Jadi Pemicu
Pemecatan Ruben Amorim tak lepas dari ketegangan internal antara sang pelatih dan manajemen klub. Perbedaan pandangan mencuat terkait arah taktik tim serta kebijakan transfer Januari 2026.
Amorim disebut ingin mengubah pendekatan permainan dan tidak lagi mempertahankan sistem 3-4-3 yang digunakan sejak awal musim. Namun, gagasan tersebut tidak sepenuhnya sejalan dengan visi jangka panjang klub.
Selain itu, Ruben Amorim berharap manajemen Manchester United bersedia mengalokasikan dana tambahan di bursa transfer Januari demi menjaga peluang menembus zona Liga Champions. Sebaliknya, manajemen memilih tetap fokus pada pembangunan skuad jangka panjang dan menghindari belanja besar untuk kebutuhan instan.
Sky Sports melaporkan bahwa petinggi klub menilai situasi skuad akan terbantu dengan kembalinya sejumlah pemain utama seperti Bryan Mbeumo, Amad Diallo, dan Noussair Mazraoui dari Piala Afrika dalam dua pekan ke depan.
Komentar Pedas Usai Lawan Leeds
Ketegangan mencapai puncaknya setelah laga kontra Leeds United. Ruben Amorim melontarkan pernyataan keras yang dianggap menyentil manajemen klub.
“Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan sekadar pelatih,” ujar Amorim, dikutip dari The Guardian.Ia juga menyinggung peran departemen rekrutmen serta menyatakan tidak akan mundur dari jabatannya, sebelum akhirnya menutup konferensi pers secara tiba-tiba. Pernyataan tersebut diyakini menjadi pemicu langsung keputusan pemecatan.
Darren Fletcher Jadi Pelatih Sementara
Pasca pemecatan Ruben Amorim, Manchester United dikabarkan akan menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Mantan gelandang Setan Merah itu saat ini menangani tim U-18 dan akan memimpin tim senior sementara waktu.
Laga tandang ke markas Burnley pada Rabu (7/1/2026) dijadwalkan menjadi debut Fletcher sebagai pelatih sementara di level tim utama. Manajemen klub diperkirakan baru akan menunjuk pelatih permanen pada musim panas mendatang.
Dampak Finansial
Keputusan memecat Ruben Amorim juga membawa konsekuensi finansial besar. Dalam kontraknya yang berlaku hingga 2027 dengan opsi perpanjangan, tidak terdapat klausul pemutusan ringan.
Manchester United disebut harus membayar kompensasi penuh, yang nilainya diperkirakan mencapai belasan juta poundsterling. Hal ini kembali menegaskan mahalnya ongkos pergantian pelatih di era modern Setan Merah.













