Beranda Esport AAA Clan Taklukkan B2F di Final Epik Delta Force National Championship (DFNC)...

AAA Clan Taklukkan B2F di Final Epik Delta Force National Championship (DFNC) 2025

AAA Clan Taklukkan B2F di Final Epik Delta Force National Championship (DFNC) 2025. Foto Dok Instagram: _tepe46
AAA Clan Taklukkan B2F di Final Epik Delta Force National Championship (DFNC) 2025. Foto Dok Instagram: _tepe46

REALITYANYANEWS, JAKARTA — Ajang Delta Force National Championship (DFNC) 2025 resmi berakhir dengan pertarungan sengit antara dua grup influencer gaming ternama: AAA Clan (A4A) dan B2F (Bala-Bala Family).  Laga pamungkas bertajuk Delta Force WAR itu berlangsung di GBK Basketball Hall, Jakarta Pusat, Sabtu (8/11/2025), menjadi penutup manis bagi gelaran perdana DFNC 2025 yang dimenangkan oleh Team RRQ di kategori utama.

Namun, sorotan utama justru tertuju pada duel 20 vs 20 antara AAA dan B2F dalam mode Victory Unite, kompetisi PC 20vs20 pertama di Indonesia yang dipersembahkan langsung oleh Garena Indonesia. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa Delta Force: Hawk Ops bukan sekadar nostalgia, tapi benar-benar siap masuk ke kancah eSports nasional.

Pertarungan Epik: B2F vs AAA Clan

Pertandingan dimulai di map Threeshold. B2F tampil sebagai attacker, sementara AAA bertahan sebagai defender. Meski B2F sempat menekan dan menguasai sector A, AAA berhasil membalikkan keadaan lewat pertahanan solid di sector B1 dan mengamankan game pertama.

Pada game kedua, giliran AAA menyerang. Mereka langsung merebut sector A dan B1, tapi B2F menolak menyerah pertahanan rapat di sector C1 dan C2 membuat kedudukan menjadi imbang 1-1 dan memaksa pertandingan berlanjut ke game ketiga.

Game penentu digelar di map Cracked, dengan AAA tampil garang sebagai defender. B2F mencoba berbagai strategi termasuk serangan udara, tapi AAA bermain disiplin dan menutup laga dengan kemenangan 2-1. Kemenangan ini mengukuhkan AAA Clan sebagai juara Delta Force WAR 2025, disambut selebrasi meriah di atas panggung utama DFNC.

Delta Force Kembali Bangkit

Bagi gamer lawas, nama Delta Force membawa nostalgia masa-masa warnet dan layar tabung. Kini, lewat Delta Force: Hawk Ops, game legendaris itu lahir kembali dengan grafis modern dan gameplay taktis khas militer.

Dikembangkan oleh TiMi Studio dan dibawa ke server SEA oleh Garena, game ini hadir di platform PC dan mobile, meski belum mendukung cross-platform. Delta Force menawarkan tiga mode utama Warfare, Operation, dan Black Hawk Down dengan empat kelas operator: Assault, Medic, Engineer, dan Recon.

Komunitas Gamer Indonesia Meledak

Popularitas game ini melonjak sejak fun match viral antara DeanKT (B2F) dan Reza Arap (AAA) di awal Juli 2025. Kedua influencer besar ini berhasil menarik ribuan penonton lewat streaming YouTube dan menciptakan antusiasme besar terhadap comeback Delta Force.

Tak cuma penggemar, banyak mantan pemain Point Blank dan Valorant pro player ikut terlibat di turnamen ini, menambah kredibilitas Delta Force di mata komunitas FPS Indonesia.

Garena pun mulai serius membangun skena kompetitifnya dengan menggelar turnamen Scoot Arena (19–27 Juli 2025) menggunakan mode Operations, dan rencana ke depan untuk memperluas ke mode Warfare.

Harapan Baru untuk Skena FPS Nasional

Kebangkitan Delta Force terjadi di saat pasar game FPS Indonesia mulai jenuh oleh Valorant dan CS:GO. Dengan sistem kompetitif yang stabil, anti-cheat kuat, dan dukungan komunitas, game ini berpotensi membuka era baru eSports militer realistis di Indonesia.

Pertanyaan besar kini: Apakah Delta Force hanya tren sementara, atau justru kebangkitan sejati genre FPS klasik di negeri ini?

Jika melihat antusiasme komunitas, jawabannya tampak jelas Delta Force siap merebut panggung utama eSports Indonesia.

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini