Realitanyanews, JAKARTA – Dewa United tengah bersiap mencetak gebrakan besar dengan merekrut Rafael Struick, penyerang muda Timnas Indonesia. Meski belum diumumkan secara resmi, proses kepindahannya dikabarkan tinggal menunggu finalisasi administratif.
Struick akan menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang klub berjuluk Banten Warriors tersebut. Tak hanya memperkuat lini serang, kehadirannya juga merepresentasikan ambisi Dewa United untuk tampil lebih kompetitif, baik di Liga 1 maupun kancah Asia.
Presiden klub, Ardian Satya Negara, menyebut bahwa transfer ini merupakan hasil dari perencanaan matang yang dijalankan secara personal dan strategis.
“Coach kami pulang ke Belanda dan bertemu langsung dengan Rafael. Mereka berbicara banyak, dan meyakinkan bahwa Dewa bisa membantu mengembangkan kemampuan dia,” ujar Ardian.
Pelatih kepala Dewa United, Jan Olde Riekerink, yang juga berasal dari Belanda, memainkan peran sentral dalam proses pendekatan. Kedekatan latar belakang budaya membuat komunikasi berjalan lebih cair dan meyakinkan.
Pertemuan keduanya di Belanda menjadi titik balik negosiasi yang kemudian menghasilkan kesepakatan kontrak berdurasi tiga tahun.
“Semuanya sudah dalam proses, tinggal selangkah lagi,” tambah Ardian.
Perekrutan Struick bukan hanya untuk memenuhi regulasi pemain U-23 yang diwajibkan di Liga 1, tetapi juga karena klub percaya pada potensinya sebagai pemain muda yang bisa berkembang cepat di bawah sistem Riekerink.
“Pertama, dia pemain muda berbakat dan memenuhi regulasi U-23. Tapi lebih dari itu, coach percaya dia punya potensi jadi pemain hebat,” jelas Ardian.
Ambisi klub tak main-main. Setelah menjadi runner-up Liga 1 musim 2024–2025, Dewa United membidik prestasi lebih tinggi, termasuk tampil di kompetisi Asia musim depan.
“Targetnya jelas, lebih baik dari musim lalu,” tegas Ardian.
Kode-Kode Kepindahan & Sinyal-Sinyal dari Lapangan
Sinyal kepindahan Struick mulai mencuat dari media sosial. Salah satu unggahan menunjukkan seseorang yang diduga Struick mengenakan celana dengan logo Dewa United. Selain itu, nomor punggung 9 di skuad belum diberikan ke pemain mana pun, memunculkan dugaan bahwa nomor tersebut disiapkan khusus untuk Struick.
Akun media sosial @ballyeleven juga turut memperkuat rumor dengan menyebut bahwa Struick telah mencapai kata sepakat dengan Dewa United.
“Rafael Struick, penyerang muda Timnas, resmi merapat ke Dewa United untuk Indonesian League (Liga 1),” tulis akun tersebut.
Pro-Kontra: Cocokkah Dewa United untuk Struick?
Meski kepindahan ini dinilai logis secara teknis, sebagian pihak mempertanyakan keputusan Struick bergabung ke Dewa United. Pasalnya, klub ini telah memiliki lima penyerang, yakni Alex Martins, Septian Bagaskara, Egy Maulana Vikri, serta dua rekrutan anyar: Stefano Lilipaly dan Privat Mbarga.
Dengan stok penyerang melimpah dan rekam jejak yang lebih mentereng, muncul kekhawatiran bahwa Struick justru akan kesulitan mendapat menit bermain yang justru menjadi alasannya datang ke Liga 1.
Struick diketahui belum banyak mendapatkan kesempatan di level profesional. Sejak promosi ke tim utama ADO Den Haag pada 2022, ia hanya mencatatkan total 501 menit bermain atau setara dengan 5,5 pertandingan penuh. Ketika dipinjamkan ke Brisbane Roar pada musim 2024–2025, kontribusinya juga belum maksimal.
Dengan usianya yang sudah 22 tahun, menit bermain menjadi krusial untuk perkembangan kariernya.
Dewa United Siapkan Skuad dan Fasilitas untuk Musim Baru
Di luar transfer pemain, manajemen Dewa United juga menyiapkan fasilitas dan infrastruktur untuk musim kompetisi mendatang. Klub akan menggunakan Banten International Stadium sebagai kandang sementara, dan dijadwalkan menjamu Persik Kediri pada laga perdana musim ini, 8 Juli 2025.
“Kita main di Banten International Stadium untuk pertandingan pertama,” ujar Ardian.
Selain Struick, Ardian mengisyaratkan masih akan ada tambahan pemain diaspora dalam waktu dekat.
“Masih dalam proses semuanya. Kita tunggu saja,” katanya.
Dengan skuad yang semakin lengkap dan fasilitas memadai, Dewa United tampak serius menatap musim 2025–2026 dengan ambisi besar—meski langkah mereka masih menyisakan pertanyaan dan kontroversi.
Sumber: Bola.net